Selain PKH dan BPNT, Inilah Bansos Tambahan yang Akan Disalurkan Tahun 2025

Jumat 04 Apr 2025, 19:00 WIB
Selain PKH dan BPNT, Inilah Bansos Tambahan yang Akan Disalurkan Tahun 2025 (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)

Selain PKH dan BPNT, Inilah Bansos Tambahan yang Akan Disalurkan Tahun 2025 (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)

Bagi daerah yang menyalurkan per 2 bulan berarti akan menyalurkan bantuan BLT Dana Desa sebesar Rp600.000.

Baca Juga: NIK e-KTP Atas Milik Nama Kamu Terdaftar Menerima Saldo Dana Rp600.000 dari Subsidi Bansos PKH Tahap 2 2025 via Rekening KKS dan Pos Indonesia, Cek di Sini Informasinya!

3. Makan Bergizi Gratis

Kemudian selanjutnya bantuan yang ketiga yaitu program makan bergizi gratis dari pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

Program makan bergisi gratis akan diterapkan untuk siswa PAUD, SD, SMP, SMA, serta santri pesantren.

Program ini akan memakai APBN sampai Rp71 triliun. Program ini sudah mulai diterapkan sejak 6 Januari 2025.

Baca Juga: Kapan BPNT Tahap 2 2025 Cair? Lihat Jadwal Terbaru Dana Bansos Rp600.000 dan Cek NIK KTP Penerima di Sini

4. Bantuan Beras 10kg

Selanjutnya penyaluran beras 10 kg apakah akan disalurkan sebelum Ramadhan ataukah setelah Ramadhan?

Kabar penyaluran bansos beras setelah mengalami penundaan yang mulanya itu dijadwalkan cair untuk alokasi Januari dan Februari.

Melalui keterangan rilis Badan Pangan Nasional (BPNT), pemerintah resmi menunda pembagian bantuan pangan beras dan distribusi untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan.

Kepala Badan pangan nasional Arif Prasetyo Adi mengatakan bantuan beras yang seharusnya dibagikan pada bulan Januari dan Februari 2025 terpaksa ditunda terlebih dahulu.

Arif menjelaskan untuk bantuan beras yang tertunda itu dikarenakan masih dalam proses pemutahiran data registrasi sosial ekonomi atau Reksosek.

Panen raya petani diperkirakan akan terjadi pada bulan Februari sampai April. Selain itu sesuai dengan arahan presiden Prabowo Subianto, pimpinan daerah dan Satgas pangan harus melakukan pengawasan dalam rangka penyerapan beras petani oleh Bulog.


Berita Terkait


News Update