Perdana Masuk Indonesia, Mobil Listrik Leapmotor B10 Diluncurkan di GIIAS 2026

Rabu 06 Mei 2026, 21:28 WIB
Leapmotor hadir perdana di ajang GIIAS 2026 dengan membawa model SUV listrik B10. (Sumber: Dok. Electrive)

Leapmotor hadir perdana di ajang GIIAS 2026 dengan membawa model SUV listrik B10. (Sumber: Dok. Electrive)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Produsen otomotif asal China, Leapmotor dipastikan akan memulai langkahnya di pasar Indonesia melalui ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 (GIIAS) yang digelar pada akhir Juli 2026.

Masuknya Leapmotor ke Tanah Air dilakukan melalui kerja sama dengan Indomobil Group sebagai mitra strategis dalam distribusi dan pengembangan pasar.

Chief Executive Officer PT Indomobil National Motor, Tan Kim Piaw menjelaskan, model pertama yang akan diperkenalkan adalah SUV listrik B10.

"Kalau bicara Leapmotor, itu merupakan brand baru ya. Leapmotor akan kita launching dan pasarkan di GIIAS 2026 pada akhir Juli nanti. Kita sudah memastikan akan membawa B10 sebagai model SUV," kata Tan.

Baca Juga: MAXI Tour 2026 Masuk Etape Jakarta-Lampung, Yamaha Bagikan Tips Servis dan Perawatan Motor

Spesifikasi Leapmotor B10

Di pasar asalnya, Leapmotor B10 hadir sebagai SUV listrik kompak dengan desain modern. Kendaraan ini ditawarkan dalam dua pilihan baterai, yakni 56,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 510 km dan 67,1 kWh yang mampu menjangkau hingga 600 km.

Namun, rencananya hanya satu varian baterai yang akan dibawa pada tahap awal ke Indonesia.

Menurut Tan, B10 dipilih karena telah memenuhi standar global dan sudah dipasarkan di berbagai negara, termasuk kawasan Eropa, Australia, hingga Amerika Latin.

"Karena mobil ini secara konfigurasi sudah pakai setir kanan dan sudah dipasarkan di berbagai negara di dunia, mulai dari Eropa, Australia, Amerika Latin dan negara-negara di Asia. Mobil ini sudah berstatus produk global," ujarnya.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Insentif 200 Ribu Unit Kendaraan Listrik, Subsidi Motor sampai Rp5 Juta?

Bawa Model Lain

Selain B10, Leapmotor juga membuka peluang menghadirkan model lain ke Indonesia. Namun, keputusan tersebut masih dalam tahap finalisasi dengan prinsipal.


Berita Terkait


News Update