Makanan manis dengan rasa gurih dari santan ini sudah ada sejak masa kerajaan Majapahit dan sering kali digunakan dalam berbagai upacara keagamaan.
Penelitian tentang kolak menunjukkan bahwa bahan-bahan seperti pisang dan ubi kaya akan serat dan kalium, yang baik untuk pencernaan dan kesehatan jantung.
Baca Juga: Besok Puasa Pertama Ramadhan 2025, Ini Niat Bacaan Puasa Menurut Mazhab Syafi'i
Namun, konsumsi kolak yang tinggi gula harus diperhatikan karena dapat mempengaruhi kadar gula darah, terutama bagi mereka yang memiliki masalah dengan diabetes.
2. Mesir
Kuliner Khas: Koshari, Qamar al-Din (Minuman Aprikot)
Di Mesir, salah satu makanan yang populer saat berbuka puasa adalah Koshari, yaitu campuran nasi, lentil, pasta, dan bawang goreng, disajikan dengan saus tomat pedas.
Selain itu, Qamar al-Din, minuman dari aprikot yang telah dikeringkan, juga sangat terkenal.
Sejarah dan Tradisi:
Koshari berasal dari pengaruh kuliner India dan Timur Tengah.
Makanan ini menjadi sangat populer di Mesir sejak abad ke-19 dan kini menjadi makanan nasional.
Sementara itu, Qamar al-Din telah ada sejak zaman kuno dan digunakan sebagai minuman energi setelah berpuasa.
Koshari, yang mengandung karbohidrat kompleks dari nasi, pasta, dan lentil, memberikan energi yang tahan lama setelah puasa.
