POSKOTA.CO.ID - Bulan Ramadhan sering kali menjadi momen bagi banyak orang untuk diet. Dengan pola makan yang terbatas, harapannya berat badan akan menurun.
Namun, begitu puasa Ramadhan selesai, banyak orang kembali ke kebiasaan makan normal, bahkan cenderung berlebihan saat lebaran.
Akibatnya, berat badan yang sempat turun selama puasa justru kembali naik dengan cepat dan membuat program diet gagal.
dr. Zaidul Akbar menjelaskan, menjaga berat badan tidak hanya tentang membatasi jumlah makanan yang masuk, tetapi juga memilih jenis makanan yang tepat dan membangun kebiasaan sehat dalam jangka panjang.
Dalam ilmunya, dr. Zaidul Akbar sering menekankan pentingnya makanan alami, keseimbangan asupan nutrisi, dan gaya hidup sehat agar berat badan tetap stabil.
Lalu, bagaimana cara menjaga berat badan tetap stabil setelah puasa? Apa rahasia agar diet puasa tidak berakhir sia-sia? Simak tips dan panduan ala dr. Zaidul Akbar berikut ini.
Baca Juga: Catat! 7 Tips Tubuh Tetap Fit Selama Puasa Ramadhan Menurut Ahli
Kenapa Berat Badan Cepat Naik Setelah Puasa?
Banyak orang mengalami penurunan berat badan selama bulan Ramadhan, tetapi begitu masuk bulan Syawal, berat badan justru kembali naik dengan cepat.
Mengapa hal ini terjadi? Penyebab utamanya adalah perubahan pola makan yang drastis, dari terbiasa menahan diri saat puasa menjadi lebih bebas dalam mengonsumsi makanan setelah lebaran.
Selain itu, selama Ramadhan, metabolisme tubuh cenderung menyesuaikan diri dengan pola makan yang lebih sedikit.
Sehingga saat jumlah kalori yang masuk tiba-tiba meningkat setelah puasa selesai, tubuh lebih mudah menyimpan lemak.
Apalagi jika pola makan setelah puasa dipenuhi dengan makanan tinggi gula dan karbohidrat, seperti kue lebaran, lontong opor, atau hidangan bersantan.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Bandung dan Sekitarnya Hari Ini 2 Maret 2025
Tips Menjaga Berat Badan Stabil Ala dr Zaidul Akbar
Menurut dr. Zaidul Akbar, menjaga berat badan bukan hanya soal menurunkan angka di timbangan, tetapi lebih kepada membangun kebiasaan hidup sehat dan meningkatkan massa otot.
Berikut beberapa rahasia dari dr. Zaidul Akbar agar berat badan tetap stabil setelah puasa seperti dikutip dari kanal YouTube pribadinya.
1. Perbanyak Konsumsi Makanan yang Bersifat Alami
Dr. Zaidul Akbar selalu menekankan pentingnya makanan alami, seperti buah, sayur, dan protein dari sumber yang baik.
Hindari makanan olahan dan tinggi gula yang bisa menyebabkan lonjakan kadar insulin dan memicu penyimpanan lemak dalam tubuh.
2. Kurangi Konsumsi Karbohidrat Berlebih
Saat berbuka puasa, banyak orang langsung mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat seperti nasi putih dalam porsi besar.
Menurut dr. Zaidul Akbar, lebih baik mengontrol asupan karbohidrat dan menggantinya dengan karbohidrat kompleks, seperti ubi, singkong, atau nasi merah.
3. Utamakan Asupan Protein untuk Meningkatkan Massa Otot
Salah satu kunci agar tubuh tetap membakar kalori dengan baik adalah meningkatkan massa otot. Ini bisa dilakukan dengan memperbanyak konsumsi protein.
Diantaranya seperti, ikan, daging tanpa lemak, telur, atau kacang-kacangan. Protein membantu menjaga keseimbangan metabolisme tubuh dan mencegah penyimpanan lemak berlebih.
4. Jangan Makan Berlebihan Saat Berbuka
Berbuka puasa sering kali menjadi momen untuk makan dalam jumlah besar karena merasa "balas dendam" setelah seharian menahan lapar.
Padahal, makan dalam porsi berlebihan bisa menyebabkan lonjakan insulin, yang akhirnya membuat tubuh lebih banyak menyimpan lemak.
5. Tetap Aktif dan Olahraga Secara Konsisten
Meski sedang berpuasa, tetap penting untuk bergerak dan berolahraga ringan seperti berjalan kaki atau stretching. Setelah Ramadan, rutinitas olahraga harus tetap dijaga agar metabolisme tubuh tetap optimal.
6. Puasa Sunnah untuk Menjaga Pola Makan
Salah satu cara terbaik untuk mempertahankan berat badan setelah Ramadan adalah dengan melanjutkan puasa sunnah, seperti puasa Senin-Kamis atau puasa Daud.
Selain bermanfaat secara spiritual, puasa ini juga membantu mengatur pola makan, menjaga metabolisme, dan mencegah kenaikan berat badan yang drastis.
Dengan mengikuti tips dari dr. Zaidul Akbar, berat badan tidak hanya stabil, tetapi juga tubuh akan terasa lebih sehat dan bugar dalam jangka panjang!
