Cobalah tidur setelah shalat Tarawih agar tubuh memiliki waktu cukup untuk beristirahat sebelum sahur.
Gunakan waktu antara sahur dan waktu berbuka untuk tidur siang jika memungkinkan.
6. Menghindari Aktivitas Fisik yang Berat di Siang Hari
Aktivitas fisik yang berat saat berpuasa dapat menyebabkan tubuh mengeluarkan banyak cairan melalui keringat, yang memperburuk dehidrasi.
Hal ini akan meningkatkan rasa haus. Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari aktivitas fisik yang intens saat berpuasa atau melakukannya pada waktu yang tepat, seperti setelah berbuka puasa.
Lakukan aktivitas fisik ringan, seperti berjalan santai atau stretching, untuk menjaga tubuh tetap aktif tanpa menyebabkan dehidrasi.
Jika perlu berolahraga, lakukan setelah berbuka puasa agar tubuh dapat menghidrasi kembali dengan baik.
7. Perhatikan Konsumsi Elektrolit
Selain air, tubuh juga memerlukan elektrolit seperti natrium, kalium, dan magnesium untuk menjaga keseimbangan cairan.
Ketidakseimbangan elektrolit dapat menyebabkan tubuh cepat lelah dan mudah haus.
Dokter spesialis gizi, Dr. Anita, menyarankan agar kita memperhatikan konsumsi makanan yang kaya akan elektrolit, terutama saat berbuka puasa.
Konsumsi makanan yang mengandung kalium tinggi seperti pisang, alpukat, dan kentang.
Makanan yang mengandung magnesium, seperti kacang almond dan bayam, juga penting untuk mendukung hidrasi tubuh.
Penelitian Ilmiah Mengenai Hidrasi Selama Puasa
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Human Nutrition and Dietetics (2016) menunjukkan bahwa konsumsi air yang cukup saat sahur dan berbuka puasa dapat mengurangi risiko dehidrasi dan gangguan fungsi ginjal pada individu yang berpuasa.
