Eks DC Pinjol Bongkar Sistem Penagihan Kredit Macet Nasabah, Galbay Berpeluang Bebas Teror!

Senin 09 Sep 2024, 18:13 WIB
Eks DC lapangan membongkar sistem penagihan nasabah galbay pinjol yang memiliki tunggakan. (YouTube/kocheng hoki)

Eks DC lapangan membongkar sistem penagihan nasabah galbay pinjol yang memiliki tunggakan. (YouTube/kocheng hoki)

POSKOTA.CO.ID - Eks Debt Collector (DC) dari perusahaan pinjaman online (pinjol) membongkar sistem penagihan kredit macet.

Secara umum, DC merupakan posisi yang ditugaskan perusahaan aplikasi pinjol untuk menagih tunggakan pinjaman milik nasabah.

Namun, sebagian besar nasabah kerap dihadapkan dengan DC yang melegalkan cara-cara tidak lazim saat melakukan penagihan.

Teror berkepanjangan, intimidasi, dan cara-cara tidak lazim lainnya kerap diterapkan para penagih untuk menekan nasabah supaya segera melunasi pinjaman.

Meski demikian, tidak semua nasabah galbay pinjol mendapatkan penagihan dari DC. Hal itu diungkapkan 
kanal YouTube kocheng hoki.

Sebagaimana informasi dari mantan DC lapangan, ia menerangkan, penentuan nasabah yang hendak ditagih berdasarkan peluang pelunasan lebih besar.

Pasalnya, DC memiliki target yang harus dicapai. Makin banyak nasabah yang melunasi pinjaman, maka target para penagih tercapai.

"Sudah ada daftar nasabah yang harus mereka kunjungi dan akan ada penilaian secara internal mereka, mana nasabah yang kemungkinan bisa segera membayar mana yang tidak," kata kanal YouTube tersebut.

Menurut mantan DC lapangan, sebagian besar perusahaan pinjol juga keliru saat menyetujui permohonan pinjaman dari nasabah.

Sebab, jika galbay pinjol makin marak, berarti penyedia pinjaman tidak menganalisis kemampuan pemohon untuk melunasi utang secara mendalam.

Pada akhirya, mereka pun mempekerjakan DC untuk menagih tunggakan nasabah. Dari situ, timbulah praktik-praktik kotor supaya nasabah melunasi utang.


Berita Terkait


News Update