“Aku tegaskan lagi, ganti sumbernya, bukan dihilangi kabrbohidratny. Ya, karena manusia tidak bisa hidup tanpa karbohidrat,” jelas dr Emir.
Contoh karbohidat simpleks adalah nasi putih, gula, bubur ayam, roti, minuman instan, makan ringan, dan lain-lainnya. Sedangkann, karbohidrat kompleks yaitu nasi merah, kacang-kacangan, pisang, kentang, brokoli, dan sebagainya.
2. Perbanyak Konsumsi Protein untuk Aktifkan Glukagon
Cara kedua adalah Anda harus mengaktifkan glukagon karena insulin sendiri dihasilkan oleh beta pankreas yang berfungsi membawa gula kepada otot dan liver.
Pada otot, gula itu dijadikan sebagai sumber energi. Sedangkan pada liver, gula akan disimpan dalam bentuk glikogen dan diubah menjadi asam lemak kemudian menjadi lemak di dalam tubuh.
“Nah pankreas ini juga meliki sel alfa, yang berfungsi menghasilkan hormon glukagon, yang fungsinya adalah memecah glikogen dan lemak menjadi glukosa kembali," jelas dr. Emir.
Semakin glukagon ini aktif maka semakin sering juga lemak dalam tubuh kamu terbuang atau terbakar sehingga kadar lemak ini menurun,” lanjutnya.
Glukagon akan aktif apabila asam aminodalam tubuh aktif. Asam amino adalah hasil sintesis dari protein yang dimakan.
“Jadi meskipun kamu sudah berusaha menuriunkan porsi karbohidratmu, kalau komposisi makan masih lebih dominan karbohidrat simpleks dan kurang protein, glukagon ini tidak terlalu aktif banyak sehingga yang ada kamu menjadi lemas, mudah emosi, dan kelaparan,” lanjutnya.
Maka dari itu penting untuk perbanyak konsumsi protein seperti telur, ikan, daging, bayam, hingga kacang-kacangan.
3. Rutin Olahraga Kardio dan Angkat Beban
Terakhir, Anda wajib olahraga kardio dan angkat beban secara rutin. Olahraga kardio berfungsi membakar lemakm secara langsung sehingga mampu menurunkan kadar testoteron dalam tubuh wanita sehingga ovulasi membaik.
