Saldo DANA Gratis Rp700.000 dari Kartu Prakerja Bisa Gagal Masuk E-Wallet karena Hal Ini, Wajib Catat!

Kamis 06 Jun 2024, 19:36 WIB
Saldo DANA gratis dari Prakerja bisa gagak cair karena hal-hal ini (Pinterest)

Saldo DANA gratis dari Prakerja bisa gagak cair karena hal-hal ini (Pinterest)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kartu Prakerja menyediakan insentif yang bisa ditarik menjadi saldo DANA gratis bagi setiap peserta yang lolos tahap seleksi.

Dalam program Prakerja, ada uang insentif senilai Rp4,2 juta dari Pemerintah bagi peserta yang lolos pendaftaran dan menyelesaikan pelatihan.

Insentif Kartu Prakerja sebesar Rp4,2 juta tersebut dialokasikan untuk beberapa keperluan, antara lain: sebesar Rp3,5 juta untuk membeli pelatihan, Rp600.000 untuk insentif peserta dan ditambah Rp100.000 untuk insentif survei.

Sehingga total yang bisa didapatkan peserta Prakerja adalah senilai Rp700.000 yang bisa dijadikan saldo DANA gratis.

Namun, sebelum bisa mengklaim insentif Prakerja, para peserta harus menyelesaikan pelatihan dan mendapatkan sertifikat.

Meskipun demikian, banyak peserta yang gagal mencairkan insentif Prakerja walau sudah menyelesaikan pelatihan.

Ada beberapa penyebab gagal mencairkan dana insentif Prakerja, antara lain:

1. Tidak Hadir Pelatihan

Kehadiran pada pelatihan merupakan salah satu syarat penting untuk mendapatkan dana insentif Prakerja. 

Peserta diharapkan hadir secara aktif dan menyelesaikan pelatihan Prakerja dengan baik sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh penyedia pelatihan.

Setiap penyedia pelatihan mungkin memiliki persyaratan kehadiran yang berbeda-beda. Misalnya seperti persentase kehadiran minimum yang harus dipenuhi atau tindakan tertentu yang harus dilakukan selama pelatihan. 

Sebagai peserta, kamu harus mematuhi persyaratan tersebut agar bisa mendapatkan dana insentif. Jika peserta tidak memenuhi persyaratan kehadiran yang ditetapkan, dana insentif Prakerja tidak akan dicairkan. 

Contoh, kamu absen (tidak hadir) dalam jumlah yang melebihi batas yang ditetapkan oleh penyedia pelatihan atau tidak mengikuti proses evaluasi dan tidak mengerjakan tugas yang diberikan selama pelatihan.

Jika demikian, maka kamu tidak akan memenuhi syarat untuk mendapatkan saldo DANA gratis sebagai insentif.

2. Belum Isi Ulasan (Review) dan Rating

Penyebab kedua kamu gagal cairkan insentif Prakerja adalah kamu belum mengisi rating dan ulasan untuk kelas pelatihan Prakerja yang telah kamu selesaikan. 

Pastikan untuk mengecek kembali apakah kamu sudah memberikan penilaian dan ulasan untuk kelas tersebut. 

Penilaian dan ulasan ini penting bagi penyedia pelatihan dan juga peserta Prakerja lainnya karena menampilkan pengalaman kamu selama mengikuti kelas pelatihan. Oleh sebab itu, tuliskan ulasan dan rating dengan jujur dan objektif.

3. E-Wallet atau Nomor Rekening Tidak Aktif

Alasan ketiga kenapa belum menerima dana insentif Prakerja adalah karena nomor rekening atau akun e-wallet yang didaftarkan pada Kartu Prakerja tidak aktif. 

Penting untuk memastikan bahwa rekening atau e-wallet yang kamu gunakan sudah tersambung dan dalam keadaan aktif. 

Jika rekening atau dompet elektronik belum aktif, kamu perlu mengaktifkannya kembali dan menghubungkannya dengan akun Prakerja. 

Terkadang, peserta lupa untuk menyambungkan e-wallet saat mengikuti seleksi pada gelombang terbaru. 

Maka dari itu, pastikan untuk memeriksa dan memastikan bahwa rekening atau e-wallet kamu telah terhubung dengan akun Prakerja agar dapat menerima dana insentif yang sesuai. 

4. Akun E-Wallet Berstatus KYC

Selanjutnya, yang menyebabkan kamu gagal mencairkan insentif Prakerja adalah karena akun e-wallet yang disambungkan belum di-upgrade atau belum memiliki status KYC (Know Your Customer).

Untuk mengatasi hal ini, kamu perlu melakukan upgrade KYC pada akun dompet digital yang terhubung dengan akun Prakerja. 

Proses upgrade KYC ini melibatkan pengunggahan foto KTP dan swafoto (selfie) sambil memegang KTP sebagai verifikasi identitas.

KYC merupakan proses verifikasi yang dilakukan oleh pihak e-wallet berdasarkan foto KTP dan swafoto yang kamu unggah. 

Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa informasi identitas yang kamu berikan adalah valid dan sesuai dengan data yang ada.

Namun, jika kamu menggunakan rekening bank sebagai metode pembayaran, biasanya kamu tidak perlu melakukan upgrade KYC. 

Hal ini karena bank umumnya sudah melakukan proses KYC saat kamu membuka rekening.

Pastikan untuk mengikuti langkah-langkah upgrade KYC yang disediakan oleh penyedia e-wallet. Tujuannya adalah agar akun kamu dapat diverifikasi dan memenuhi syarat untuk menerima dana insentif Prakerja.

5. Perbedaan Data E-Wallet dan Akun Prakerja

Jika kamu melihat ada perbedaan data KTP dan swafoto yang terdaftar pada akun e-wallet dengan yang ada di akun Kartu Prakerja, maka ini juga bisa menjadi penyebab insentif Prakerja gagal cair. Oleh sebab itu, coba cek ulang data di dompet digital dan akun Prakerja. 

Pastikan bahwa data KTP dan swafoto yang kamu daftarkan pada akun e-wallet sama dengan yang terdaftar di akun Prakerja. 

Jika terdapat perbedaan seperti nama yang berbeda antara kedua akun tersebut, hal ini dapat mengakibatkan penundaan atau ketidakcairan dana insentif kamu. 

Hal yang sama berlaku jika kamu menggunakan rekening bank sebagai metode pembayaran. Jika nama pemilik rekening bank berbeda dengan nama yang terdaftar pada akun Prakerja, maka dana insentif kamu juga tidak akan cair.

Pastikan bahwa informasi identitas yang terdaftar pada semua akun terkait, baik akun e-wallet maupun akun Prakerja, konsisten dan sesuai. 

Jika terdapat ketidakcocokan data, segera perbarui informasi tersebut agar sesuai dengan data resmi yang terdaftar pada KTP atau rekening bank.

Kesesuaian data antara akun e-wallet, akun Prakerja dan rekening bank, dapat memastikan bahwa dana insentif Prakerja akan dicairkan dengan lancar sesuai dengan harapan.

Itulah beberapa penyebab yang sering terjadi sehingga mengakibatkan saldo DANA gratis dari Kartu Prakerja gagal cair. Pastikan hal-hal tersebut bisa kamu atasi.(*)


Berita Terkait


News Update