"Tapi mau Lebaran, mau puasa ya, insyaallah kita bisa ketemu ya nak ya. Kita saling ketemu, bercengkerama bareng-bareng ya," ucap Indra Bekti.
Indra Bekti memiliki harapan untuk menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan tahun ini bersama anak-anaknya.
"Penginnya kan sama-sama keluarga (Ramadan tahun ini) tapi memang mungkin ini yang terbaik jalan yang Allah kasih, pastinya kita sama-sama mendoakan Ramadan ini insyaallah masih bisa ketemu, saling minta maaf, aku sih penginnya ketemu dulu sama anak-anak Ramadan tahun ini," kata Indra Bekti sembari menangis tersedu-sedu.
Terakhir, ia menitipkan pesan kepada istrinya, Aldila Jelita, untuk menjaga anak-anak setelah keduanya berpisah nanti.
"Buat Dila, titip anak-anak, nggak ada yang pengin seperti ini. Ini yang terbaik, mudah-mudahan sehat, bisa jagain anak-anak," tuturnya.
Sementara itu, pihak Aldila Jelita juga telah bicara terkait perceraian.
Ada beberapa hal yang memicu perpisahan tersebut.
"Jelas sebelumnya sudah ada masalah. Kan saya tadi sudah bilang, sebelumnya tahun 2019 itu sudah sempat juga (Aldila ingin cerai). Cuma, nggak terjadilah, nggak sampai seperti ini. Jadi memang masalahnya sudah banyak," ujar Milano Lubis selaku pengacara Dhila.
Yang jelas, Milano menegaskan tidak ada tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan orang ketiga.
Salah satu pemicu dari pertengkaran mereka adalah karena Indra Bekti berbohong soal asuransi kesehatan.
"Itu salah satu saja, kecil itu. Banyak yang lain. Ya itu kekesalannya Dhila di saat mungkin benar-benar kejadian yang mestinya bisa selesai, ter-cover," ujar Milano.
"Ini kan kalian juga tahu bagaimana sistem kesehatan kita. Kalau misalnya tidak ada uang bagaimana? Bisa masuk (RS)? Bisa ditangani? Nggak bisa kan? Hal-hal yang kayak gitu manusiawilah," pungkasnya.
