Ketua Satgas Ganip Warsito Minta Masyarakat Disiplin Prokes untuk Cegah Penularan Covid-19

Minggu 06 Jun 2021, 19:19 WIB
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat kunjungan ke Pati. (ist)

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat kunjungan ke Pati. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Ganip Warsito mengingatkan warga untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M dengan mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

Ganip Pendopo menyampaikan hal itu saat pengarahan di Kantor Bupati Pati, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (5/6/2021). Hadir di acara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, serta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan pejabat lainnya.

Ganip yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati memperhatikan lima hal dalam upaya mengendalikan peningkatan kasus Covid-19.

“Ada lima hal yang harus diperhatikan oleh Kabupaten Pati dalam upaya pengendalian kasus COVID-19. Pertama, kembali tingkatkan kedisiplinan masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan dengan 3 M, mengurangi mobilitas dan mengurangi kerumunan,” jelas Ganip.

Ganip juga meminta Pemkab Pati untuk terus meningkatkan dan memperbanyak peralatan dalam pelaksanaan 3T atau tracing, tracking, treatment guna memantau setiap kasus aktif baru sekaligus memantau aktivitas mobilitas masyarakat serta pelaksanaan protokol kesehatan agar tidak terlanjur menyebar di tengah masyarakat.

"Kedua, penanganan pasien COVID-19 jangan sampai terlambat ditangani di rumah sakit, karena inilah yang menyebabkan tingginya angka kematian,” ucap Ganip.

Selain itu, Ganip mengarahkan untuk Pemkab Pati memprioritaskan pemberian vaksinasi kepada masyarakat dengan kategori orang lanjut usia atau lansia serta penanganan tepat orang yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

"Ketiga, sejalan dengan program vaksinasi yang telah dilaksanakan, prioritaskan dan beri perhatian khusus bagi para lansia,” tuturnya.

"Keempat bagi pasien COVID-19 dengan komorbid harus benar-benar diperhatikan ketepatan penanganannya karena pasien dengan komorbid menjadi salah faktor pemicu kematian yang cukup tinggi,” lanjutnya.

Ganip juga turut meminta pihak rumah sakit untuk cepat dan tepat dalam mengambil langkah penanganan medis bagi para pasien COVID-19.

“Terakhir, kecepatan dan ketepatan tindakan rumah sakit dalam mengambil langkah medis menangani pasien COVID-19 harus menjadi perhatian bersama,” ucapnya.


Berita Terkait


News Update