Tak Terima Dibubarkan, Sekelompok Pembalap Liar Keroyok Satpam Hingga Mengalami Luka di Bagian Kepala

Rabu 03 Mar 2021, 14:15 WIB
Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Lutfi Hayata di Polsek Serpong. (Ridsha/kontributor)

Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Lutfi Hayata di Polsek Serpong. (Ridsha/kontributor)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Nasib nahas menimpa seorang sekuriti bernama M Rian (26), yang babak belur usai dikeroyok sekelompok pembalap liar di Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Tangerang Selatan.

para pelaku pengeroyokan tidak terima ditegur hingga dibubarkan oleh korban saat melakukan balap liar di lokasi setempat.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Lutfi Hayata, pengeroyokan itu terjadi pada Senin (1/3/2021) sekira pukul 02.30 dini hari.

Baca juga: Enam Pelaku Pengeroyokan Kepsek Hingga Tewas Ditangkap, Satu Diantaranya Ketua RT

Lutfi menjelaskan, ada sekitar 15 orang yang terlibat aksi balap liar sekaligus melakukan pengeroyokan. Sementara korban yang tengah patroli, seketika mencoba membubarkan aksi balapan liar tersebut karena dirasa mengganggu ketertiban.

"Merasa jumlahnya banyak, gerombolan 15 orang pembalap liar tidak terima dibubarkan. Mereka langsung mengeroyok korban," ujarnya kepada Poskota, di Polsek Serpong, Rabu (3/3/2021).

Luthfi menambahkan, korban dipukuli oleh sekolompok orang tersebut hingga mengalami luka-luka di bagian kepala dan luka lebam.

"Korban luka dibagian kepala, luka lebam. Tidak ada Patah tulang. Hanya luka-luka itu saja," ungkapnya.

Baca juga: Lanjutan Pengeroyokan Lurah, Kapolres Persilakan Pelaku Usaha Buka Aktivitas Tapi Diultimatum

Lutfi menuturkan, pemukulan yang dialami korban tidak berlangsung lama. Sebab, ada warga setempat beserta rekan sekuriti yang menolong korban.

"Para pelaku ini langsung melarikan diri karena ada warga dan rekan korban sekuriti. Kemudian korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Lengkong," sebutnya.

Sementara, Lutfi menyebut, rekan korban sekuriti langsung melaporkan perisitiwa pengeroyokan tersebut.

"Kita datang ke TKP tapi para pelaku pengeroyokan sudah tidak ada. Hanya ada satu motor milik salah satu mereka yang tertinggal," paparnya.

Baca juga: Dua Cewek Pelaku Pengeroyokan Lurah Cipete Ditahan Polisi

Lutfi menduga motor tersebut milik salah satu dari pelaku aksi pengeroyokan tersebut. Motor itu berjenis Ninja dengan nomor polisi B 5461 UD.

"Kita saat ini masih sedang penelusuran data pemilik motor itu siapa untuk mengetahui para pelakunya. Yang jelas, dari keterangan korban, 15 orang itu sekitar usia 17-20 tahun masih remaja lah," tandasnya. (ridsha/kontributor/tha)


Berita Terkait


News Update