INGGRIS – Manchester City merencanakan kejutan dengan £90 juta untuk membeli striker Tottenham Hotspur Harry. Hal itu dilakukan karena pelatih Pep Guardiola menginginkan striker Timnas Inggris itu sebagai pengganti Sergio Aguero.
Ya, kini Manchester City sedang mempersiapkan kepindahan itu senilai £90 juta (Rp1,7 triliun) yang optimis bisa mendapatkan kapten superstar Tottenham Harry Kane, ungkap satu laporan yang dimuat The Sun.
Bos Pep Guardiola sedang mencari pengganti untuk jangka panjang Sergio Aguero yang kontraknya habis pada musim panas.
Baca juga: Gabriel Jesus dan Kyle Walker Terpapar Covid-19, Manchester City Mendapat Pukulan Berat
Pemain nasional Argentina itu merupakan pencetak gol terbanyak klub dengan 256 gol, telah menjalani musimnya kali ini dengan bekapan cedera.
Aguero (32) hanya tampil empat kali di Premier League dan Guardiola sangat ingin mendapatkan striker baru yang bisa mengisi posisinya.
Media Bild mengklaim Kane berada di puncak karir, dan City mempersiapkan langkah berani di akhir musim.
Baca juga: Arsenal Kalah Telak 1-4 dari Manchester City, Tekanan Makin Berat Pada Mikel Arteta
Kapten Spurs, 27, telah mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu yang terbaik di dunia dengan 204 gol di semua kompetisi sejak awal musim 2014-15.
Bos Jose Mourinho telah menempatkannya dalam peran yang lebih penting pada musim ini tetapi dia masih memberikan 16 gol dan sepuluh assist.
Harry Kane masih memiliki lebih dari tiga tahun tersisa dalam kesepakatannya di London Utara, dan Tottenham tidak mungkin menguangkan aset utama mereka.
Baca juga: Liverpool Ditahan Imbang Manchester City, Gagal Ambil Alih Singgasana
Striker itu bisa terpaksa mencari pintu keluar jika Tottenham absen di Liga Champions musim depan.
Kane belum pernah memenangkan trofi besar meskipun eksploitasi mencetak gol dan mengungkapkan dia mungkin harus pergi suatu hari untuk mengejar tujuannya.
Ketika ditanya tentang masa depannya musim lalu, Harry Kane menyatakan, ia tidak bisa menjawab tidak soal prestasi yang tinggi.
Baca juga: Ditekuk Leicester, Tottenham Hotspur Alami Kekalahan Pahit Kedua
"Saya sering mendapat pertanyaan ini, itu salah satunya ... Saya tidak bisa mengatakan ya, saya tidak bisa mengatakan tidak,”.
"Jika saya tidak merasa kita maju sebagai tim atau pergi ke arah yang benar, saya bukan seseorang yang tinggal di sana hanya demi itu.
“Saya adalah pemain yang ambisius. Saya ingin menjadi pemain top top, jadi semuanya tergantung pada apa yang terjadi sebagai tim dan bagaimana kami berkembang sebagai tim,” tutur Kane. (win)
