Penembakan di Pidie, Senator Darwati A. Gani Minta Jangan Biarkan Ketakutan Hantui Warga Aceh

Kamis 05 Nov 2026, 20:55 WIB
Anggota DPD RI asal Aceh, Darwati A. Gani. (Sumber: Dok. Istimewa)
Anggota DPD RI asal Aceh, Darwati A. Gani. (Sumber: Dok. Istimewa)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Anggota DPD RI asal Aceh, Darwati A. Gani mengecam keras tindakan kekerasan dan penembakan warga hingga tewas di Gampong Pulo Kenari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Rabu, 4 November 2026.

Darwati menilai peristiwa tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, bukan hanya karena adanya korban, tetapi juga karena menyangkut rasa aman masyarakat Aceh yang telah melewati sejarah panjang konflik dan berjuang mempertahankan perdamaian.

"Bagi masyarakat Aceh, rasa aman itu sangat mahal harganya. Kita pernah melewati masa-masa sulit ketika masyarakat hidup dalam kecemasan dan ketakutan. Jangan sampai peristiwa seperti ini kembali membangkitkan trauma yang selama bertahun-tahun berusaha kita pulihkan," kata Darwati, Kamis, 5 November 2026.

Menurutnya, negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap warga negara mendapatkan perlindungan dan diperlakukan secara manusiawi, apa pun latar belakang persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Baca Juga: Dorong Kolaborasi Lintas Instansi, DPD RI Ajak Humas Pemerintah jadi Komunikator Strategis

"Tidak boleh ada masyarakat yang merasa terancam di kampung halamannya sendiri. Kehadiran aparat negara seharusnya memberikan ketenangan dan perlindungan, bukan justru menimbulkan rasa takut," ujarnya.

Lebih lanjut, Darwati meminta agar insiden di Tiro diusut secara terbuka, objektif, dan menyeluruh. Ia menegaskan bahwa setiap pihak yang terbukti bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga masyarakat dan keluarga korban mendapatkan kepastian hukum serta keadilan.

"Di balik setiap peristiwa kekerasan, ada keluarga yang harus menanggung penderitaan. Ada orang tua, istri, dan anak-anak yang kehilangan rasa aman, bahkan orang yang mereka cintai. Mereka tidak boleh dibiarkan menghadapi keadaan ini sendirian," ucapnya.

Sebagai senator asal Aceh, Darwati mengajak pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh unsur keamanan untuk mengedepankan pendekatan yang bijaksana dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat. Ia mengingatkan bahwa perdamaian Aceh harus benar-benar dirasakan melalui perlindungan dan rasa aman dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: DPD RI Desak Penegakan Hukum dan Pemulihan Menyeluruh Dampak Karhutla

"Perdamaian harus hadir dalam bentuk rasa aman, keadilan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap perdamaian yang telah dibangun dengan pengorbanan begitu besar," tuturnya.


Berita Terkait


News Update