POSKOTA.CO.ID - Presiden Keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan pandangannya mengenai situasi politik tanah air melalui akun media sosial X resminya pada Rabu, 4 November 2026. Unggahan tersebut mendadak menjadi perbincangan hangat publik hingga memicu beragam respons dari netizen.
Pernyataan terbuka ini menyita perhatian masyarakat luas karena menyoroti dinamika perebutan kekuasaan yang dinilai makin mengkhawatirkan. Cuitan tersebut tercatat telah dilihat dari 12,3 juta kali dan mendapatkan ratusan ribu respons dalam kurun waktu singkat.
SBY Soroti Keliaran Politik dan Kekhawatiran Terhadap Rasa Aman Masyarakat
Dalam penjelasannya, SBY secara gamblang mempertanyakan arah perjalanan politik nasional saat ini yang terkesan mengabaikan etika moral. Ia menilai ada kecenderungan pihak-pihak tertentu yang menggunakan berbagai cara demi meraih kekuasaan politik semata.
“Kok jadi begini negara kita. Kok begini liar politik kita. Sepertinya untuk mendapatkan kekuasaan (political power) cara apa pun dibenarkan. Tidak peduli baik atau buruk. Bermoral atau tidak bermoral,” tulis SBY dalam unggahannya, dikutip Poskota, Kamis, 5 November 2026.
Baca Juga: Viral Daftar 43 Nama Tokoh yang Diduga Disadap Listyo Sigit Cs, Ada SBY-Megawati
Keprihatinan mendalam tersebut disampaikannya sebagai bentuk kegelisahan terhadap iklim demokrasi tanah air. Ia khawatir cara-cara politik yang tidak beretika dapat merenggut rasa aman dan ketenteraman masyarakat di negaranya sendiri.
“Saya khawatir kalau akhirnya rakyat merasa takut dan tidak tenteram hidup di negaranya sendiri,” lanjutnya.
Permohonan Kepada Presiden Prabowo untuk Menghidupkan Politik Berkeadaban
Sebagai bagian dari warga negara yang mencintai Indonesia, SBY secara khusus menaruh harapan besar kepada kepemimpinan nasional yang sedang menjabat. Ia menitipkan pesan dan amanah penting agar arah perjalanan bangsa tetap berada di jalur yang benar.
Harapan tersebut ditujukan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto agar dapat memimpin gerakan moral dalam menata kembali kehidupan berbangsa dan bernegara. SBY menganggap upaya mengembalikan etika politik merupakan panggilan sejarah yang wajib dituntaskan demi masa depan rakyat.
“Sebagai warga bangsa yang sangat mencintai negeri ini, seperti juga warga negara Indonesia yang lain, saya bermohon kepada Presiden Prabowo untuk menghidupkan kembali politik yang berkeadaban. Ini panggilan sejarah. Ini amanah rakyat. Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan tuntutan kepada Pak Prabowo untuk menjalankan misi mulia ini,” lanjut SBY.
Baca Juga: SBY Peringatkan Potensi Perang Dunia III: Sangat Mungkin Terjadi
Pesan moral dari Presiden Keenam RI ini dinilai menjadi dorongan penting bagi pemerintahan saat ini dalam menegakkan prinsip-prinsip demokrasi. Kepemimpinan yang berlandaskan moralitas diharapkan mampu menciptakan suasana politik nasional yang stabil, adil, serta tenteram bagi seluruh lapisan masyarakat. (M7)
