POSKOTA.CO.ID - Nama Low Tuck Kwong, pendiri dan pemilik PT Bayan Resources Tbk, kembali menjadi buah bibir di media sosial. Bukan karena kesuksesan bisnis batu baranya, melainkan aksi berani sang taipan dalam membeli lukisan karya mantan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dengan harga fantastis Rp6,5 miliar.
Peristiwa tersebut berlangsung pada acara lelang amal dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang digelar Partai Demokrat di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Rabu, 18 Februari 2026. Lukisan berjudul "Kuda Api" (atau "Kuat Laksana Kuda Api") karya SBY yang dikenal sebagai hobi melukisnya menjadi bintang utama malam itu.
Dilansir dari video TikTok @demokratjabar pada Jumat, 20 Februari 2026. Lukisan bergambar kuda berwarna biru dengan surai berapi tersebut dibuka lelang dengan harga awal Rp200 juta. Proses tawar-menawar berlangsung sengit, melibatkan beberapa pengusaha ternama, hingga akhirnya palu lelang jatuh ke tangan Low Tuck Kwong dengan nilai Rp6,5 miliar.
Hasil lelang ini akan disalurkan untuk bantuan kemanusiaan, masyarakat prasejahtera, dan korban bencana melalui Partai Demokrat.
Biodata dan Agama Low Tuck Kwong

Low Tuck Kwong lahir di Singapura pada 17 April 1948, sehingga kini berusia 77 tahun (atau 78 tahun pada 2026).
Ia memulai karier di perusahaan konstruksi milik ayahnya, David Low Yi Ngo, sebelum merantau ke Indonesia pada 1972.
Pada 1973, ia mendirikan PT Jaya Sumpiles Indonesia (JSI), pionir konstruksi pondasi tumpuk di Tanah Air.
Bisnisnya berkembang ke sektor tambang batu bara sejak 1988, dengan pendirian PT Gunungbayan Pratamacoal pada 1997. Ia juga mengoperasikan terminal batu bara melalui PT Dermaga Perkasapratama pada 1998.
Baca Juga: Sahroni Resmi Kembali Duduki Kursi Wakil Ketua Komisi III di DPR
Low Tuck Kwong resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 1992. Pada 2004, ia mengonsolidasikan aset pertambangannya ke PT Bayan Resources Tbk, yang melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2008.
