POSKOTA.CO.ID - Nama Aviwkila menjadi perbincangan setelah merilis lagu berjudul "Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit" pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Lagu tersebut menarik perhatian warganet karena liriknya dianggap menggambarkan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan yang terjadi di Indonesia.
Dalam waktu singkat, potongan lagu itu ramai dibagikan melalui media sosial. Sejumlah pendengar menyoroti pesan yang disampaikan Aviwkila, terutama tentang kebebasan menyampaikan pendapat, ketidakadilan, hingga kondisi sosial masyarakat.
Namun, di tengah meningkatnya perhatian publik, duo musik asal Indonesia ini justru mengumumkan keputusan untuk rehat sementara dari media sosial.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun resmi mereka. Aviwkila menjelaskan bahwa keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan sejumlah risiko, termasuk laporan terhadap konten yang mereka unggah hingga beberapa di antaranya dihapus oleh platform.
Meski begitu, lagu "Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit" tetap dapat didengarkan melalui berbagai platform musik digital.
Baca Juga: Pengamat Sebut 100 Ribu Personel TNI Disiagakan di Jakarta untuk Antisipasi Gangguan Keamanan
Alasan Aviwkila Rehat dari Media Sosial
Keputusan Uki Digie Sulaiman dan Thana Ajeng Purishita untuk mengurangi aktivitas di media sosial bukan berarti keduanya berhenti berkarya atau tidak lagi peduli terhadap persoalan yang sedang terjadi.
Dalam pernyataannya, Aviwkila menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum melanjutkan aktivitas mereka di ruang digital.
"Bukan karena kami tidak lagi peduli. Bukan pula karena kami mengubah apa yang kami yakini. Namun, kami menyadari ada risiko yang perlu kami pertimbangkan lebih jauh," tulis Aviwkila.
Salah satu pertimbangan utama mereka adalah keselamatan dan ketenangan keluarga. Apalagi, Uki dan Thana memiliki tiga anak yang masih kecil.
Selain itu, mereka mengaku menghadapi sejumlah laporan terhadap konten yang diunggah. Beberapa konten bahkan disebut mengalami penghapusan hingga terkena pelanggaran kebijakan platform.
Setelah mempertimbangkan situasi tersebut, Aviwkila memilih menghentikan sementara aktivitas media sosial sekaligus tidak melanjutkan promosi lagu tersebut.
Siapa Sebenarnya Aviwkila?
Bagi pendengar yang baru mengenal nama Aviwkila, grup ini merupakan duo musik Indonesia yang beranggotakan pasangan suami istri, Uki Digie Sulaiman dan Thana Ajeng Purishita.
Uki berperan sebagai gitaris, sedangkan Thana menjadi vokalis. Keduanya pertama kali bertemu ketika masih berkuliah di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur.
Sebelum dikenal sebagai Aviwkila, perjalanan musik mereka dimulai dari sebuah band kampus. Keduanya juga pernah membuat video cover lagu berdurasi sekitar 15 detik melalui Instagram dengan nama 15seconds.
Perjalanan mereka berlanjut ketika mengikuti ajang pencarian bakat Rising Star Indonesia pada 2014. Meski harus tereliminasi di babak duel, pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan mereka di industri musik.
Setelah menikah, Uki dan Thana kemudian melanjutkan perjalanan bermusik sebagai duo dengan nama Aviwkila.
Fakta Menarik tentang Aviwkila
Ada beberapa hal yang bisa diketahui dari perjalanan duo musik ini:
Personel: Aviwkila terdiri dari Uki Digie Sulaiman dan Thana Ajeng Purishita.
Hubungan: Keduanya merupakan pasangan suami istri.
Awal pertemuan: Mereka bertemu saat kuliah di Universitas Brawijaya, Malang.
Nama awal: Sebelum Aviwkila, mereka pernah menggunakan nama 15seconds untuk proyek video cover.
Ajang pencarian bakat: Keduanya pernah mengikuti Rising Star Indonesia pada 2014.
Karya terbaru: Lagu "Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit" dirilis pada 31 Oktober 2026.
Lagu Tetap Bisa Didengarkan Meski Aviwkila Rehat
Keputusan Aviwkila untuk sementara menjauh dari media sosial membuat perhatian publik tidak hanya tertuju pada lagu terbaru mereka, tetapi juga pada perjalanan Uki dan Thana sebagai musisi.
Lagu "Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit" menjadi karya yang mengangkat keresahan sosial melalui musik. Sementara itu, keputusan untuk rehat memperlihatkan bahwa keduanya juga mempertimbangkan kondisi keluarga dan risiko dalam aktivitas bermedia sosial.
Untuk saat ini, Aviwkila menyatakan tetap menyediakan lagu tersebut di platform musik digital. Adapun kelanjutan aktivitas mereka di media sosial masih menunggu keputusan berikutnya dari kedua personel.
