POSKOTA.CO.ID - Komisi III DPR RI memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah masif Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam memberantas jaringan narkoba di berbagai wilayah Indonesia. Keterlibatan aktif pimpinan Polri dalam menindak tegas sindikat narkoba dinilai sebagai bentuk nyata hadirnya negara untuk melindungi generasi muda dari ancaman barang terlarang.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyatakan bahwa penindakan tegas yang menyasar berbagai tingkatan jaringan mulai dari titik produksi hingga kawasan peredaran menjadi sinyal kuat bahwa kepolisian tidak memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan narkotika.
"Saya mengacungi jempol dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri yang langsung tancap gas memimpin sendiri perang melawan jaringan narkoba di Tanah Air," ujar Habiburokhman dalam keterangan resminya, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Habiburokhman menyoroti keberhasilan Polri dalam membongkar sejumlah kasus besar baru-baru ini. Beberapa di antaranya meliputi pembongkaran laboratorium narkoba di Kabupaten Pidie, Aceh, penindakan pabrik tramadol ilegal lintas provinsi, hingga penggerebekan di pemukiman yang disinyalir menjadi pusat peredaran narkotika.
Baca Juga: Tak Ada Ampun! Baru 1 Bulan Menjabat, Kapolri Suyudi Ario Seto Gulung Sindikat Narkoba
Menurut politikus Partai Gerindra tersebut, pola penindakan yang menjangkau hulu hingga hilir peredaran ini sangat penting untuk memastikan penegakan hukum berjalan efektif.
Kendati demikian, ia mengingatkan agar proses hukum tidak berhenti pada pengungkapan di lapangan saja, melainkan berlanjut ke penyidikan mendalam untuk menjerat aktor intelektual di baliknya.
"Kita melihat ketegasan Polri membongkar pabrik narkoba di Pidie, memberantas produksi tramadol ilegal lintas provinsi, hingga menggerebek kampung-kampung yang menjadi sarang peredaran narkoba," tegasnya.
Ia menambahkan, Komisi III DPR RI berkomitmen untuk terus mendukung penuh langkah kepolisian dalam mengusut tuntas seluruh rantai pasok narkotika di Indonesia. DPR juga mendesak agar konsistensi penindakan ini tetap dijaga tanpa kompromi.
"Kami meminta Polri terus mempertahankan ritme 'gas pol' ini, menyikat habis seluruh jaringan hingga ke akar-akarnya dan para bandar besarnya, demi masa depan anak bangsa yang bersih dari narkoba," kata Habiburokhman.
