POSKOTA.CO.ID - Sosok Bayu Setiadi yang sebelumnya viral saat mengikuti acara Sumpah Pemuda yang dihadiri Raffi Ahmad kembali menuai sorotan publik setelah pengakuannya yang mengejutkan.
Sebelumnya, sosok Bayu Setiadi alias Dino menuai perhatian warganet setelah terekam Sebagi salah satu mahasiswa yang menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda bersama Raffi Ahmad di Bundaran HI.
Dalam video yang beredar di media sosial, Bayu diketahui mengenakan jas almamater Undira atau Universitas Dian Nusantara. Namun, saat ditanya mengenai asal kampusnya, Bayu sempat terlihat kebingungan dan bertanya kepada orang lain. Lalu, ia ounr mengaku berasal dari kampus PSI.
Sontak saja respon Bayu saat menjawab pertanyaan dan jawaban yang diberikan menimbulkan rasa curiga di benak warganet mengenai sosok pria tersebut.
Tak sedikit warganet yang meragukan identitasnya sebagai seorang mahasiswa. Bahkan, tak sedikit pula publik figur yang mencurigai Bayu alias Dino sebagai mahasiswa gadungan yang sengaja dibayar untuk melancarkan agenda politik tertentu.
Setelah sosoknya viral, Bayu secara mengejutkan mengaku bahwa dia bukanlah seorang mahasiswa seperti yang diklaimnya sebelumnya. Ia mengaku bahwa mendapatkan bayaran untuk menjadi peserta acara tersebut.
Pengakuan pemuda yang memiliki panggilan Dino ini pun membuat publik geram sekaligus bertanya-tanya siapa sosok di balik massa bayaran yang menghadiri acara Sumpah Pemuda yang diikuti Raffi Ahmad.
Klarifikasi Bayu Setiadi
Bayu secara terbuka menyampaikan klarifikasi mengenai status akademiknya yang bukan mahasiswa Undira. Ia pun menegaskan tidak pernah tercatat sebagai mahasiswa aktif, terlebih anggota BEM kampus tersebut.
Melalui unggahan yang diposting di akun media sosial resmi BEM Undira, Bayu mengungkapkan bahwa ia diminta menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI dan mendapatkan bayaran atas tugas tersebut.
Baca Juga: 20 Korporasi jadi Tersangka Karhutla, Komisi III DPR Minta Pengusutan Tak Berhenti di Perusahaan
"Saya di sini hendak mengklarifikasi bahwa saya bukan mahasiswa Universitas Dian Nusantara. Saya mengikuti acara Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI pada 29 Oktober 2026 berdasarkan undangan dari komunitas dan saya dibayar," kata Bayu dalam klarifikasi yang diposting di akun Instagram resmi @bem_undira.
Terikat jas almamater berlogo Undira yang dikenakannya saat acara, Bayu menjelaskan bahwa ia mendapatkannya dari panitia penyelenggara. Sebelum acara dimulai, panitia membagikan jas tersebut kepada massa tanpa menjelaskan asal usulnya.
"Mengenai almamater yang saya kenakan itu diberikan kepada saya tanpa saya ketahui asal usulnya," ungkapnya.
Bayu pun menyampaikan terima kasih kepada BEM Undira sekaligus permohonan maaf kepada pihak kampus karena turut terseret dalam polemik yang bergulir saat ini.
"Saya berterima kasih kepada rekan-rekan Ormawa Undira yang memberikan saya wadah klarifikasi tanpa mengintimidasi dan menjamin keamanan saya," ujarnya.
"Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak yang dirugikan, terutama kepada pihak Universitas Dian Nusantara. Di sini saya memohon maaf tanpa ada paksaan dan ini murni kesalahan saya yang tidak teliti menindak suatu pekerjaan. Terima kasih," sambungnya.
Siapa Sosok yang Bayar Bayu Setiadi
Terkait pihak yang diduga menyewa sejumlah orang untuk menjadi massa mahasiswa yang hadir dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda yang diselenggarakan Polda Metro Jaya pada 29 Oktober 2026 hingga kini masih belum diketahui.
Dalam klarifikasinya, Bayu Setiadi tidak menyebutkan dengan gamblang perihal sosok yang membayarnya untuk hadir di acara tersebut.
Ia mengatakan hanya mengetahui acara tersebut karena mendapatkan undangan dari komunitas yang diikutinya. Selain itu, seluruh atribut maupun perlengkapan massa bayaran disiapkan oleh pihak penyelenggara.
Ini lah mengapa sosok atau tokoh utama yang mendanai massa untuk menjadi mahasiswa bayaran di acara tersebut tidak diketahui oleh peserta.
Sebagai informasi, acara Deklarasi Sumpah Pemuda 2026 yang diselenggarakan Polda Metro Jaya turut dihadiri sejumlah publik figur, termasuk Raffi Ahmad yang menjadi utusan presiden hingga artis lainnya, seperti Chika Jessica, Ummar Lubis, dan Willie Salim.
