Penyebab Pabrik Biskuit Marie Tutup Apa? Ini Alasan Lee Biscuits Berhenti Beroperasi Setelah 92 Tahun

Selasa 27 Okt 2026, 13:42 WIB
Pabrik biskuit Marie legendaris Lee Biscuits tutup pada akhir Oktober 2026. (Sumber: Dok.marieregal)
Pabrik biskuit Marie legendaris Lee Biscuits tutup pada akhir Oktober 2026. (Sumber: Dok.marieregal)

POSKOTA.CO.ID - Pabrik biskuit Marie legendaris Lee Biscuits resmi menghentikan kegiatan produksinya di Pontian, Johor, Malaysia, pada akhir Oktober 2026.

Keputusan tersebut menandai berakhirnya perjalanan produsen biskuit yang telah beroperasi selama 92 tahun dan dikenal melalui sejumlah produk ikonik.

Diantaranya seperti, biskuit Marie, Iced Gem, cream cracker, hingga biskuit sandwich lemon.

Penutupan ini menjadi perhatian karena Lee Biscuits telah menjadi bagian dari industri makanan ringan di Asia Tenggara selama puluhan tahun.

Selain mengakhiri kegiatan produksi, keputusan tersebut juga berdampak terhadap tenaga kerja.

Sekitar 300 karyawan dilaporkan akan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) seiring dengan penghentian operasional pabrik di Pontian.

Lantas, penyebab pabrik biskuit Marie tutup apa? Berikut penjelasan mengenai penyebab penutupan pabrik.

Baca Juga: Promo Cinema Day 2026 Hari Ini di Bioskop Mana Saja? Cek Daftar XXI, CGV, dan Bioskop Lainnya

Kenapa Pabrik Biskuit Marie Lee Biscuits Tutup?

Berdasarkan laporan The Straits Times, penutupan pabrik Lee Biscuits merupakan bagian dari restrukturisasi bisnis yang dilakukan oleh grup induk perusahaan.

Grup tersebut dilaporkan berencana keluar dari bisnis manufaktur makanan ringan untuk mengonsolidasikan aset dan memusatkan kegiatan usaha pada sektor yang dianggap sebagai bisnis intinya.

Fokus bisnis grup induk tersebut mencakup perkebunan karet dan kelapa sawit.

Perubahan arah usaha ini menjadi latar belakang penghentian produksi biskuit yang selama puluhan tahun menjadi salah satu bagian dari portofolio bisnisnya.

Dengan demikian, penutupan Lee Biscuits tidak semata-mata berkaitan dengan penghentian satu merek biskuit, tetapi juga mencerminkan perubahan strategi bisnis perusahaan induk.

Keputusan untuk meninggalkan sektor manufaktur makanan ringan sejalan dengan langkah konsolidasi aset dan pengalihan fokus ke sektor perkebunan.

Penghentian produksi Lee Biscuits itu sendiri bukan keputusan yang baru diketahui menjelang akhir Oktober.

Distributor dan konsumen disebut telah menerima pemberitahuan awal mengenai rencana penghentian produksi sejak September 2026.

Pemberitahuan tersebut memberikan waktu bagi pihak distributor untuk menyesuaikan persediaan dan distribusi produk yang masih tersedia di pasaran.

Meski demikian, penghentian produksi tetap berpotensi memengaruhi ketersediaan produk dalam jangka panjang karena tidak ada rencana untuk memindahkan kegiatan manufaktur ke lokasi lain.

Baca Juga: Cara Daftar MagangHub Batch 3 2026 Hari Ini, Cek Syarat, Link, dan Tahapan Seleksinya

Sebagai tambahan, Lee Biscuits didirikan di Singapura pada 1934 oleh Lee Kong Chian, seorang pengusaha sekaligus filantropis.

Sejak awal berdirinya, merek tersebut berkembang sebagai produsen biskuit dan makanan ringan yang kemudian dikenal melalui sejumlah produk khas.

Beberapa produk yang identik dengan Lee Biscuits antara lain biskuit Marie, biskuit asin atau saltine crackers, biskuit berlapis gula warna-warni yang dikenal sebagai Iced Gem, serta biskuit sandwich lemon.

Biskuit Marie dikenal memiliki bentuk sederhana dan rasa yang relatif ringan sehingga kerap dikonsumsi sebagai camilan atau pendamping minuman.

Sementara itu, Iced Gem memiliki ciri khas berupa lapisan gula berwarna-warni di atas biskuit kecil, sedangkan cream cracker dikenal sebagai biskuit asin yang dapat dinikmati langsung maupun bersama makanan lain.

Setelah beroperasi di Singapura selama sekitar 21 tahun, Lee Biscuits memindahkan kegiatan usahanya ke Malaysia pada 1955.

Perpindahan tersebut dilakukan untuk memanfaatkan rantai pasok pertanian serta ketersediaan ruang industri di Malaysia.

Dalam perjalanan bisnisnya, kegiatan produksi Lee Biscuits sempat berlokasi di Tampoi, Johor Bahru. Perusahaan kemudian memindahkan kegiatan produksinya ke Pontian pada 2005.

Pabrik di Pontian menjadi lokasi terakhir kegiatan produksi Lee Biscuits sebelum penutupan yang diumumkan pada akhir Oktober 2026.

Dengan berakhirnya operasional fasilitas tersebut, perjalanan produksi merek yang telah berdiri sejak 1934 pun mencapai titik akhir.


Berita Terkait


News Update