Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMKM, MUI Babelan Bekasi Buka Gelaran Kreasi Seni Religi

Senin 26 Okt 2026, 17:53 WIB
Ketua MUI Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, KH. Husnul Amal Mas’ud saat membuka Gelaran Kreasi Seni Religi dan Bazar UMKM di kompleks Perumahan Grand Duta City, Minggu, 25 Oktober 2026. (Sumber: Dok. Istimewa)
Ketua MUI Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, KH. Husnul Amal Mas’ud saat membuka Gelaran Kreasi Seni Religi dan Bazar UMKM di kompleks Perumahan Grand Duta City, Minggu, 25 Oktober 2026. (Sumber: Dok. Istimewa)

BEKASI, POSKOTA.CO.ID - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, KH. Husnul Amal Mas’ud menegaskan tiga peran utama MUI yaitu Himayatul Ummah (pelindung umat), Khidmatul Ummah (pelayan umat), dan Sodiqul Hukumah (mitra pemerintah).

Pesan tersebut disampaikan saat membuka Gelaran Kreasi Seni Religi dan Bazar UMKM di kompleks Perumahan Grand Duta City, Minggu, 25 Oktober 2026.

Husnul menjelaskan peran pelindung umat diwujudkan salah satunya melalui fasilitasi pendaftaran sertifikat halal gratis bagi pelaku UMKM seiring berlakunya program wajib halal pemerintah.

"MUI bertugas melindungi umat dari konsumsi produk yang belum jelas kehalalannya, sekaligus mendorong UMKM mengantongi sertifikat halal gratis," kata Husnul, Minggu, 25 Oktober 2026.

Baca Juga: MUI Kritik Ceramah Habib Alwi Assegaf yang Dinilai Merendahkan Perempuan

Husnul menekankan kiprah MUI Babelan periode 2025–2030 tidak hanya terbatas pada pembinaan masjid dan majelis taklim.

Pihaknya berkomitmen hadir memberikan solusi atas berbagai penyakit sosial yang meresahkan masyarakat, seperti maraknya peredaran obat terlarang, tawuran pelajar, hingga kemaksiatan.

Langkah ini diselaraskan dengan program pemberdayaan ekonomi warga, pengelolaan lingkungan hidup, serta penguatan keamanan lingkungan pemukiman.

"MUI tidak hanya mengurus masjid, tapi hadir memberi solusi atas persoalan seperti ekonomi rakyat, tawuran, peredaran narkoba, dan penyakit sosial lainnya," ujarnya.

Baca Juga: Andrea Bocelli Buta karena Apa? Ini Rekam Jejak yang Jadi Sorotan usai MUI Desak Konser Dibatalkan

Ketua Panitia, Ustaz Abdul Basit menjelaskan acara ini merupakan inisiasi Divisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Babelan bersama APUDSI, Manajemen Grand Duta City, Pemcam, dan Polsek Babelan.

Area bazar dimeriahkan oleh 80 tenant kuliner lokal nusantara seperti dodol, ketan uli, serta manisan kolang-kaling yang menyasar para pengunjung.

Panggung hiburan diisi penampilan seni religi dari puluhan sekolah dan majelis taklim di Babelan, termasuk sekolah bagi anak berkebutuhan khusus asal Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Ini menjadi pilot project untuk mengangkat usaha kecil masyarakat sekaligus memberikan ruang kreasi positif yang akan digelar bergiliran di tiap desa," tambah Ketua Divisi Pemberdayaan Ekonomi Umat, Ustaz Abdul Rohim.

Rangkaian Lomba Pelajar

Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari (24–25 Oktober 2026) ini turut diramaikan dengan kompetisi Got Talent, E-Sport, serta lomba mewarnai tingkat pelajar.

Pada hari kedua, panitia menggelar agenda Fun Bike dan Fun Walk yang diikuti oleh masyarakat dari berbagai penjuru Kecamatan Babelan.

Panitia menyediakan dua unit motor listrik sebagai doorprize utama serta aneka hadiah hiburan bagi peserta lomba dan pengunjung bazar.


Berita Terkait


News Update