Modifikasi Cuaca Jakarta Sampai Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Wilayah Sasarannya

Sabtu 24 Okt 2026, 20:54 WIB
Potret petugas saat bersiap melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk wilayah DKI Jakarta. (Sumber: Berita Jakarta)
Potret petugas saat bersiap melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk wilayah DKI Jakarta. (Sumber: Berita Jakarta)

Berikut jadwal OMC BMKG di Jakarta pada Oktober 2026 beserta wilayah sasaran dan informasi terkait upaya penanganan polusi udara.

Baca Juga: PLN Sukses Amankan Pasokan Listrik Rakornas TPAKD 2026

Modifikasi Cuaca Jakarta Sampai Tanggal Berapa?

BMKG bersama BPBD Provinsi DKI Jakarta melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta sepanjang 21–25 Oktober 2026.

Operasi tersebut ditujukan untuk membantu menurunkan polusi udara yang berpotensi mengganggu kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pelaksanaan OMC menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi dan informasi meteorologi dalam mendukung penanganan persoalan lingkungan perkotaan.

Dalam pelaksanaannya, BMKG memantau kondisi atmosfer untuk menentukan lokasi yang memiliki awan potensial untuk disemai.

Proses tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan cuaca serta kondisi atmosfer di wilayah Jakarta dan daerah penyangganya.

Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, mengungkapkan kondisi atmosfer lokal selama periode penyemaian mendukung terbentuknya hujan di kawasan Jabodetabek.

Kondisi atmosfer yang lembap, disertai massa udara konvektif, menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam pelaksanaan operasi.

Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, penyemaian awan dilakukan pada wilayah yang dinilai memiliki potensi untuk mendukung proses pembentukan hujan.

Hingga 23 Oktober 2026, operasi modifikasi cuaca telah berlangsung melalui empat sorti penerbangan dengan total penggunaan 4.000 kilogram garam atau NaCl.

Jumlah itu merupakan akumulasi bahan semai yang digunakan dalam pelaksanaan operasi hingga tanggal tersebut.


Berita Terkait


News Update