Viral Dugaan Kekerasan kepada Anak Sendiri di Lift Hotel Malaysia, Orang Tua Korban Sebut Musibah

Jumat 23 Okt 2026, 18:27 WIB
Seorang anak menjadi korban tindak kekerasan oleh kedua orang tuanya di dalam lift. (Sumber: Dok. X/@saftials)
Seorang anak menjadi korban tindak kekerasan oleh kedua orang tuanya di dalam lift. (Sumber: Dok. X/@saftials)

POSKOTA.CO.ID - Jagat media sosial dihebohkan oleh beredarnya rekaman video kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan dugaan aksi kekerasan terhadap seorang anak di dalam lift. Peristiwa tersebut diketahui terjadi di salah sebuah hotel di kawasan Alor Setar, Malaysia, dan diduga melibatkan pasangan suami istri warga negara Indonesia (WNI).

Berdasarkan rekaman CCTV, insiden tersebut diduga dipicu persoalan terkait perebutan kursi kereta dorong (stroller) antaranak. Emosi yang tidak terkontrol membuat sepasang orang tua tersebut tega melakukan aksi penganiayaan fisik kepada anak mereka sendiri di dalam ruang tertutup lift.

Dalam rekaman tersebut, sang ayah terlihat menendang stroller yang diduduki anak, bahkan menabrak-nabrakannya secara kasar. Sementara itu, sang ibu terekam ikut melakukan tindakan fisik dengan memukul, menjewer telinga korban dengan keras hingga menariknya sampai jatuh terhempas ke lantai lift.

Aksi kekerasan fisik tersebut tetap terjadi meskipun situasi sempat terhenti sesaat ketika orang lain masuk ke dalam lift. Perlakuan emosional kedua orang tua ini mendadak menuai reaksi keras dari masyarakat lantaran berpotensi menimbulkan luka fisik serta trauma mendalam bagi sang anak.

Baca Juga: Kronologi Kekerasan Anak di Ujungberung Bandung Terekam CCTV, Pihak Keluarga Ambil Tindakan Tegas pada ART

Rekaman Penganiayaan Dikecam

Unggahan rekaman CCTV tersebut dalam waktu cepat menyebar luas di berbagai media sosial. Kasus yang bergulir selama beberapa hari ini memicu aksi penelusuran identitas (doxing) oleh netizen yang geram melihat tindakan pasangan suami istri tersebut.

Meskipun identitas terduga pelaku sudah disebar luas oleh netizen, publik menyayangkan belum adanya tindakan tegas dari pihak berwenang terkait dugaan kekerasan tersebut. Lambatnya penanganan hukum ini pun menuai sorotan tajam dari netizen di media sosial.

“Kasus ini kayaknya udah 2 harian ini rame banget, pelaku juga sudah di-doxing, tapi gak ada tindakan apapun dari pihak berwajib,” tulis akun X @t*********g merespons kejadian tersebut, dikutip Poskota pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Baca Juga: Siapa Sosok RY? Sekretaris Pribadi Wakil Bupati Sumedang yang Disebut dalam Laporan Dugaan Kekerasan

Terduga Pelaku Sebut Musibah, Pihak Keluarga Sebut Korban Dalam Pengawasan

Di tengah derasnya sorotan publik, beredar tangkapan layar pesan pribadi (direct message) yang diduga dikirimkan pihak orang tua. Dalam pesan itu, ia meminta agar foto-fotonya dihapus serta berdalih insiden kekerasan yang terjadi merupakan sebuah musibah.

“Cukup didoain saja, Kak, kalau orang ada musibah, jangan makin memperkeruh sampe spill semua identitas,” tulis terduga pelaku dalam pesan singkat tersebut.


Berita Terkait


News Update