CIANJUR, POSKOTA.CO.ID - Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar), Abdul Karim menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Desa Cimaskara, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, Sabtu, 17 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pembangunan di wilayah pedesaan.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah warga menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat. Usulan yang mengemuka di antaranya menyangkut sektor kesehatan, pendidikan, serta pembangunan infrastruktur yang dinilai belum merata.
Warga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Pasalnya, pemerataan pembangunan dinilai masih menjadi pekerjaan rumah, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan dan jauh dari pusat pelayanan publik.
Menanggapi hal itu, Abdul Karim yang merupakan politisi Partai Gerindra ini, mengatakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan menjadi salah satu sarana bagi anggota legislatif untuk mengetahui secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di daerah.
Menurut dia, aspirasi yang disampaikan warga harus menjadi bahan perhatian dalam mendorong kebijakan dan program pembangunan agar lebih tepat sasaran.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan masyarakat. Aspirasi warga, mulai dari kesehatan, pendidikan hingga infrastruktur, harus menjadi perhatian agar pembangunan dapat dirasakan secara merata," ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan tidak boleh hanya terpusat di kawasan perkotaan. Masyarakat di desa juga berhak mendapatkan akses pelayanan kesehatan, pendidikan yang layak, serta infrastruktur yang memadai.
Karena itu, berbagai masukan yang disampaikan warga Cimaskara akan menjadi bahan evaluasi dan diperjuangkan sesuai kewenangan serta mekanisme yang berlaku di tingkat pemerintahan.
Baca Juga: Anggota DPRD Jabar Abdul Karim: Laskar Prabowo 08 Harus Hadir di Tengah Masyarakat
Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Cianjur ini berharap, melalui komunikasi langsung antara masyarakat dan wakil rakyat, berbagai persoalan di daerah dapat teridentifikasi sehingga penanganannya bisa dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
"Kami berharap aspirasi masyarakat ini tidak berhenti sebatas penyampaian, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait. Tujuannya agar kebutuhan masyarakat benar-benar mendapat perhatian," tuturnya.
