Sama-Sama Merintis dari Local Staff, Dino Patti Djalal Ungkap Sosok Menlu Arrmanatha Nasir

Jumat 02 Okt 2026, 17:31 WIB
Arrmanatha Christiawan Nasir dilantik sebagai Menteri Luar Negeri oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 1 Oktober 2026. (Sumber: Dok. YouTube/Sekretariat Presiden)
Arrmanatha Christiawan Nasir dilantik sebagai Menteri Luar Negeri oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 1 Oktober 2026. (Sumber: Dok. YouTube/Sekretariat Presiden)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Keputusan Presiden Prabowo Subianto melantik Arrmanatha Christiawan Nasir sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu) menggantikan Sugiono, mendapat respons positif dari komunitas hubungan internasional.

Eks Wamenlu, Dino Patti Djalal menilai penunjukan diplomat yang akrab disapa Tata tersebut merupakan langkah yang sangat bijak dan tepat. Penunjukan Arrmanatha dinilai bukan sekadar pergantian pimpinan, tetapi momen emosional atas hadirnya sosok sahabat yang memiliki perjalanan karier serupa.

Founder dari Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) itu meyakini politik luar negeri Indonesia berada di tangan yang tepat di bawah kepemimpinan Menlu Tata.

Kesamaan Latar Belakang

Dino menyoroti adanya kesamaan perjalanan karier yang sangat kuat antara dirinya dengan Arrmanatha Nasir. Keduanya merupakan diplomat yang memulai pijakan kariernya dari tingkatan paling dasar.

Baca Juga: Resmi Berubah! Ini Daftar Nama dalam Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran Terbaru

“Saya dan Tata ada satu kesamaan, kami sama-sama merintis karier dari bawah, yaitu sebagai local staff di perwakilan Indonesia di luar negeri. Kemudian, kami masuk ke Departemen Luar Negeri hingga mencapai posisi sebagai pimpinan Kementerian Luar Negeri,” kata Dino dikutip Poskota dari Instagram pribadinya, Jumat, 2 Oktober 2026.

Pengalaman merintis dari bawah ini membuat Menlu Tata dinilai paham betul ritme kerja birokrasi diplomasi serta kebutuhan nyata para diplomat di lapangan.

Rekam Jejak Menlu Baru

Dari segi rekam jejak dan reputasi, Dino menegaskan bahwa Arrmanatha Nasir memiliki kredibilitas yang sangat matang di panggung diplomasi. Menurut Dino, diplomat berusia 54 tahun tersebut adalah sosok yang humble, steady, bertangan dingin, serta selalu kalem dalam menghadapi berbagai situasi kritis.

"Bagi saya, Menlu Tata adalah diplomat karier yang humble, steady, bertangan dingin, selalu kalem," ujarnya.

Baca Juga: Mensesneg Tegaskan Tak Ada Reshuffle Kabinet, Hari Ini Fokus Pelantikan Dewan Energi Nasional

Karakter pembawaan yang tenang serta kepemimpinannya yang konsisten ini membuat Arrmanatha dinilai mampu membawa stabilitas dan kesinambungan dalam arah politik luar negeri Indonesia. Dino meyakini rekam jejak tersebut tidak hanya diperhitungkan di dalam negeri, tetapi juga di tingkat internasional.


Berita Terkait


News Update