Harta Kekayaan Sitti Husniah Talenrang Berapa? Cek Total Kekayaan Bupati Gowa yang Jadi Tersangka

Senin 28 Sep 2026, 13:50 WIB
Harta Sitti Husniah Talenrang menjadi sorotan setelah ditetapkan sebagai tersangka. (Sumber: Instagram/@husniahtalenrang)
Harta Sitti Husniah Talenrang menjadi sorotan setelah ditetapkan sebagai tersangka. (Sumber: Instagram/@husniahtalenrang)

POSKOTA.CO.ID - Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri, pada Jumat, 25 September 2026.

Penetapan tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan, gratifikasi, dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait pengurusan perizinan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Penyidik menyebut perkara tersebut berkaitan dengan pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), pembukaan gerai, sponsorship kegiatan, serta sejumlah perizinan lainnya pada periode 2025-2026.

Dalam penyidikan sementara, polisi mengidentifikasi dugaan penerimaan uang dengan total sekitar Rp1,1 miliar.

Penyidik sendiri mendalami sejumlah rangkaian peristiwa yang berkaitan dengan pengurusan perizinan dan kegiatan di Kabupaten Gowa.

Salah satu dugaan penerimaan berkaitan dengan pembukaan gerai Indomaret. Penyidik menduga terdapat permintaan dana melalui pihak lain yang disebut sebagai CSR.

Lebih lanjut, dalam penyidikan, pemberian tersebut disebut berlangsung beberapa kali dengan total sekitar Rp850 juta.

Selain itu, penyidik juga mendalami dugaan penerimaan Rp100 juta yang berkaitan dengan sponsorship kegiatan Beautiful Malino.

Ada pula dugaan penerimaan dalam pengurusan PKKPR serta fasilitas berupa potongan harga pembelian rumah.

Disamping mengungkap dugaan aliran uang dalam perkara, penyidik Kortastipidkor juga melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset yang disebut berkaitan dengan penanganan perkara korupsi dan TPPU.

Nilai aset yang disita dilaporkan mencapai sekitar Rp5,5 miliar. Di tengah proses hukum tersebut, data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN Sitti Husniah Talenrang ikut menjadi perhatian.

Lantas, berapa sebenarnya harta kekayaan Sitti Husniah Talenrang yang tercatat dalam LHKPN?

Berikut rincian harta kekayaan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang berdasarkan laporan LHKPN yang tersedia.

Baca Juga: Penyebab Panggung Juicy Luicy di Highland Fest 2026 Kebakaran Apa? Ini Kronologi Insiden di Bukittinggi

Harta Kekayaan Sitti Husniah Talenrang Berapa?

Berdasarkan data LHKPN per 31 Desember 2023 yang menjadi acuan dalam laporan kekayaan tersebut, Sitti Husniah Talenrang melaporkan total harta kekayaan sebesar Rp1.714.993.212.

Dalam laporan tersebut, tidak tercatat adanya utang. Rinciannya sebagai berikut:

  • Tanah dan bangunan: Rp932.500.000
  • Alat transportasi dan mesin: Rp699.800.000
  • Kas dan setara kas: Rp82.693.212
  • Surat berharga: Rp0
  • Harta bergerak lainnya: Rp0
  • Harta lainnya: Rp0
  • Utang: Rp0

Dengan demikian, total kekayaan yang dilaporkan dalam LHKPN tersebut mencapai sekitar Rp1,71 miliar.

Namun, perlu dicatat bahwa angka tersebut merupakan laporan kekayaan untuk periode 31 Desember 2023.

Data LHKPN tidak dapat langsung digunakan untuk menyimpulkan jumlah rekening atau total aset Sitti Husniah pada 2026 karena kondisi aset dan keuangan seseorang dapat berubah setelah periode pelaporan.

1. Tanah dan Bangunan

Salah satu komponen terbesar dalam LHKPN Sitti Husniah adalah kategori tanah dan bangunan.

Nilai keseluruhan aset properti yang dilaporkan tersebut mencapai Rp932.500.000.

Dalam laporan tersebut terdapat dua aset tanah dan bangunan yang berada di Kabupaten Gowa.

Aset pertama berupa tanah dan bangunan dengan luas tanah 72 meter persegi dan luas bangunan 72 meter persegi. Nilai yang dilaporkan mencapai Rp567 juta.

Aset kedua juga berupa tanah dan bangunan dengan luas tanah 72 meter persegi dan luas bangunan 72 meter persegi. Aset tersebut dilaporkan memiliki nilai Rp365,5 juta.

Kedua aset tersebut tercatat sebagai hasil sendiri. Jika digabungkan, nilai kedua properti tersebut mencapai Rp932,5 juta atau menjadi salah satu komponen terbesar dalam keseluruhan harta yang dilaporkan.

2. Kendaraan

Selain properti, Sitti Husniah juga melaporkan kepemilikan sejumlah alat transportasi dan mesin.

Total nilai aset kendaraan yang tercatat dalam LHKPN mencapai Rp699.800.000.

Kendaraan dengan nilai terbesar adalah Toyota Fortuner tahun 2018 yang dilaporkan memiliki nilai Rp690 juta. Dalam LHKPN, kendaraan tersebut tercatat diperoleh melalui warisan.

Selain Toyota Fortuner, terdapat dua sepeda motor yang masuk dalam daftar harta kekayaan, yaitu:

  • Yamaha Mio tahun 2013: Rp5,3 juta
  • Honda Beat tahun 2013: Rp4,5 juta

Jika ketiga kendaraan tersebut dijumlahkan, total nilai alat transportasi dan mesin mencapai Rp699,8 juta.

Dengan nilai Rp690 juta, Toyota Fortuner menjadi bagian terbesar dari kategori kendaraan yang dilaporkan Sitti Husniah dalam LHKPN tersebut.

3. Kas dan Setara

Komponen lain yang tercantum dalam LHKPN adalah kas dan setara kas. Sitti Husniah melaporkan memiliki kas dan setara kas sebesar Rp82.693.212.

Angka tersebut merupakan nilai yang dilaporkan dalam LHKPN per 31 Desember 2023.

Karena LHKPN merupakan laporan pada periode tertentu, angka kas dan setara kas tersebut tidak dapat diartikan sebagai saldo rekening Sitti Husniah pada saat ini.

Saldo rekening dapat berubah seiring dengan adanya pemasukan, pengeluaran, maupun transaksi lain setelah tanggal pelaporan.

4. Tidak Tercatat Memiliki Surat Berharga

Dalam laporan kekayaan tersebut, Sitti Husniah juga tidak mencatat kepemilikan surat berharga. Nilai surat berharga yang dilaporkan adalah Rp0.

Begitu pula dengan kategori harta bergerak lainnya dan harta lainnya yang masing-masing tercatat nihil.

Dengan komposisi tersebut, harta yang dilaporkan Sitti Husniah pada 2023 terutama berasal dari tanah dan bangunan, kendaraan, serta kas dan setara kas.


Berita Terkait


News Update