JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kebakaran hebat menghanguskan pemukiman padat penduduk di Kampung Muka, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Minggu, 27 September 2026.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB tersebut melumat sedikitnya 20 unit rumah semi permanen dan menyebabkan 143 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Warga terpukul lantaran tak sempat menyelamatkan harta benda berharga selain pakaian yang melekat di badan akibat kobaran api yang membesar secara mendadak.
Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara mengonfirmasi, penanganan langsung dilakukan begitu laporan dari warga bernama Indriani diterima petugas.
"Laporan masuk pukul 08.30 WIB. Objek terbakar merupakan rumah semi permanen berkonstruksi rendah," kata Bayu kepada Poskota, Minggu, 27 September 2026.
19 Unit Mobil Damkar Diterjunkan
Bayu menjelaskan, dugaan awal penyebab kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada salah satu rumah kontrakan berlantai dua di area pemukiman tersebut.
Sebelum api membesar, warga sekitar sempat mendengar dua kali suara ledakan keras yang mulanya dikira sekadar bunyi benda terjatuh.
"Penghuni di lantai satu awalnya mengira suara benda jatuh. Namun beberapa menit kemudian warga berteriak kebakaran setelah melihat titik api," ujarnya.
Baca Juga: Marak Kebakaran di Jakarta, DPRD Minta Pemprov Audit Ketat Sistem Keselamatan Gedung
Guna menjinakkan si jago merah, Gulkarmat Jakarta menerjunkan 19 unit mobil pemadam kebakaran beserta 95 personel ke lokasi kejadian.
Proses Pendinginan Rampung Dua Jam
Kerja keras tim pemadam kebakaran berhasil melokalisir perambatan api hingga operasi pendinginan dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 10.41 WIB.
Meski kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam musibah kebakaran pemukiman padat ini.
Saat ini, ratusan warga terdampak dievakuasi ke posko pengungsian sementara untuk mendapatkan bantuan logistik dasar, pakaian, dan makanan siap saji.
