JAKARTA, POSKOTA.CO.ID — Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperketat pengawasan dan pemeriksaan standar keselamatan seluruh bangunan di Ibu Kota. Langkah ini dinilai mendesak menyusul maraknya insiden kebakaran, termasuk rentetan peristiwa di Gedung Bappenda hingga kawasan Pasar Kebayoran Lama dalam dua bulan terakhir.
Suhud menegaskan, pemeriksaan ketersediaan alat deteksi dini, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta kejelasan jalur evakuasi tidak boleh hanya dilakukan secara reaktif pasca-kejadian, melainkan wajib menjadi bagian dari pengawasan rutin.
“Kami prihatin karena kebakaran kembali terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan. Pencegahan harus diperkuat agar keselamatan warga menjadi prioritas,” ujar Suhud, Selasa, 22 September 2026.
Menurut Suhud, pengelola gedung swasta maupun fasilitas milik pemerintah wajib memastikan seluruh sistem proteksi kebakaran berfungsi dengan optimal.
Baca Juga: Panas Ekstrem Ancam Jakarta hingga Oktober 2026, DPRD DKI Desak Pemprov Terapkan Standar WHO
"Setiap gedung harus memenuhi standar keselamatan, memiliki deteksi dini, APAR yang memadai, serta jalur evakuasi yang jelas. Pencegahan jauh lebih penting daripada menunggu api membesar," tegasnya.
Ancaman El Nino dan Angka Kejadian Tinggi
Peringatan ini disampaikan bukan tanpa alasan. Data mencatat sepanjang 1 Januari hingga 31 Agustus 2026, telah terjadi 1.216 kasus kebakaran di wilayah DKI Jakarta.
Risiko ini diperparah oleh kondisi cuaca ekstrim. BMKG mengonfirmasi bahwa fenomena El Niño pada September 2026 berada pada intensitas sangat kuat, yang mengakibatkan awal musim hujan 2026/2027 diperkirakan mundur di sebagian besar wilayah Indonesia. Kondisi cuaca yang sangat kering ini membuat material bangunan jauh lebih mudah terbakar.
Menghadapi situasi tersebut, Suhud mendorong Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta untuk menggencarkan edukasi serta kolaborasi aktif dengan masyarakat dan pengelola gedung.
“Pemprov, pengelola gedung, dan masyarakat harus bergerak bersama. Mari kita perkuat kolaborasi, tingkatkan kewaspadaan, dan pastikan setiap gedung serta lingkungan memiliki kesiapan menghadapi kebakaran,” pungkasnya.
