Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Jayanti, Sita Belasan Gram Narkoba

Jumat 25 Sep 2026, 15:19 WIB
Pelaku dan barang bukti narkoba yang berhasil diamankan oleh petugas. (Sumber: Istimewa)
Pelaku dan barang bukti narkoba yang berhasil diamankan oleh petugas. (Sumber: Istimewa)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Satresnarkoba Polresta Tangerang menangkap seorang pria berinisial MP, 26 tahun, warga Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, yang diduga kuat berperan sebagai pengedar narkoba jenis sabu.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, mengonfirmasi penangkapan tersebut dilakukan di sebuah rumah kontrakan yang berlokasi di Perumahan Taman Cikande, Jalan Melati III, Kelurahan Cikande, Kecamatan Jayanti, pada Minggu, 20 September 2026 lalu.

"Penangkapan dilakukan setelah petugas melakukan tindakan kepolisian terhadap MP yang saat itu berada di dalam rumah kontrakan," ujar Indra Waspada kepada Poskota, Jumat, 25 September 2026.

Sita Belasan Gram Sabu dan Alat Modifikasi

Dari hasil penggeledahan di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah paket sabu siap edar beserta alat pendukung aktivitas transaksi. Barang bukti yang diamankan meliputi:

Baca Juga: Edarkan Narkoba via Medsos, Laboratorium Tembakau Sintetis di Gambir Digerebek Polisi

  • 7 paket kecil (berat bruto 0,17 gram hingga 0,37 gram) dan 1 paket besar (berat bruto 12,77 gram).
  • 1 unit timbangan elektrik warna silver, 3 alat takar modifikasi dari uang kertas Rp2.000 dan sedotan, serta 5 potongan sedotan plastik merah muda.
  • 1 unit korek gas yang telah dimodifikasi.

Menurut pemeriksaan awal, MP ditengarai tidak hanya sekadar mengonsumsi, melainkan memegang peran kunci dalam mata rantai distribusi lokal.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, MP diduga berperan sebagai perantara dalam jual beli, serta menyimpan, memiliki, menguasai, dan mengedarkan narkotika jenis sabu," kata Indra Waspada.

Saat ini, MP beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolresta Tangerang untuk menjalani proses hukum dan penyidikan lebih lanjut.

Polisi juga tengah memburu potensi keterlibatan pelaku atau jaringan lain di balik pengungkapan ini.

"Petugas masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut, termasuk untuk mengetahui kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika," tegasnya.


Berita Terkait


News Update