Jadwal Rampung JPO Stasiun Bekasi Terus Meleset, Pengguna Jalan Desak Pemkot Kejar Sesuai Target

Jumat 25 Sep 2026, 16:35 WIB
Potret progress pembangunan JPO Stasiun Bekasi, Jumat, 25 September 2026. (Sumber: Poskota/Dini Aghnny)
Potret progress pembangunan JPO Stasiun Bekasi, Jumat, 25 September 2026. (Sumber: Poskota/Dini Aghnny)

BEKASI, POSKOTA.CO.ID - Pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di area Stasiun Bekasi dipastikan kembali mengalami pergeseran target penyelesaian. Setelah sebelumnya diproyeksikan rampung pada Juni hingga September 2026, Pemkot Bekasi kini menargetkan proyek fasilitas publik tersebut selesai paling lambat pada akhir tahun 2026.

Penundaan ini berdampak langsung pada kenyamanan dan keselamatan para pengguna jalan serta calon penumpang kereta. Berdasarkan pantauan Poskota di lokasi, JPO yang menghubungkan sisi selatan Stasiun Bekasi dengan Jalan Ir. H. Juanda tersebut hingga kini belum dapat diakses oleh masyarakat.

Sejumlah fasilitas krusial terlihat belum terpasang sepenuhnya. Lift yang diperuntukkan bagi pengguna prioritas seperti penyandang disabilitas, lansia, dan ibu hamil belum tampak terpasang. Selain itu, kaca pembatas yang memisahkan area stasiun dengan JPO masih dalam kondisi tertutup rapat.

Kendati demikian, pengerjaan fisik di lapangan terus berjalan. Salah seorang pekerja proyek, Deden, mengungkapkan bahwa progres pembangunan saat ini telah mencapai angka 60 persen. Menurutnya, fokus pengerjaan saat ini menyasar pada tahap penyelesaian.

Baca Juga: Tolak Skema Reduksi Kompensasi Sampah, DPRD Kota Bekasi Desak Legislator Jakarta Turun Langsung ke Bantargebang

"Ini sudah 60 persen, tinggal pemasangan granit dan nat saja. Kurang lebih semingguan lagi selesai," ujar Deden saat ditemui Poskota di lokasi, Jumat, 25 September 2026.

Potret pengguna jalan yang terpaksa menyeberang badan jalan Ir.H.Juanda imbas JPO Stasiun Bekasi yang belum rampung. (Sumber: Poskota/Dini Aghnny)

Di sisi lain, keterlambatan penyelesaian proyek ini memicu kekhawatiran masyarakat. Tanpa adanya JPO yang beroperasi, warga terpaksa harus menerobos padatnya lalu lintas Jalan Ir. H. Juanda dengan menyeberang langsung di badan jalan.

Atik, salah seorang pengguna jalan, mengaku setiap hari harus menyeberang secara langsung akibat belum rampungnya fasilitas penyeberangan tersebut.

"Sekarang masih nyeberang lewat jalan. Sebenarnya agak ngeri juga karena banyak motor dan mobil. Semoga JPO-nya bisa cepat selesai supaya bisa nyeberang lewat atas," ungkap Atik.

Keberadaan JPO ini nantinya diproyeksikan menjadi akses utama penyeberangan yang aman dan terintegrasi bagi masyarakat di kawasan pusat mobilitas Stasiun Bekasi. Masyarakat berharap Pemkot Bekasi dapat mengawal ketat sisa waktu pengerjaan agar target di akhir tahun tidak kembali meleset. (M3)


Berita Terkait


News Update