Data Desil Bansos Dipersoalkan Warga Lembang, Perum Bulog Targetkan Rampung Akhir September

Kamis 24 Sep 2026, 16:38 WIB
Warga mendapatkan bantuan pangan berupa beras di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)
Warga mendapatkan bantuan pangan berupa beras di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

"Proses pembaruan itu membutuhkan waktu karena penetapan desil dipengaruhi sejumlah indikator dan tidak dapat dilakukan secara langsung. Tapi yang kita tahu, masyarakat inginnya instan," jelas Asep.

DPR Tampung Keluhan

Persoalan data penerima bantuan tersebut turut menjadi perhatian Anggota DPR RI Komisi IV, Rajiv. Anggota Fraksi Partai NasDem itu datang untuk memastikan penyaluran bantuan pangan dari Bulog berjalan baik dan tepat waktu sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

Rajiv mengatakan, keluhan mengenai data desil menjadi salah satu persoalan yang perlu ditampung dan dibawa ke tingkat pusat.

Baca Juga: 6 Alasan Bansos PKH dan BPNT Dapat Dihentikan

"Banyak keluhan masyarakat soal desil. Itu juga harus kita tampung sehingga di DPR bisa kita perbaiki. Kalau masalah penyalurannya, semua sudah baik, ketepatan waktunya juga sudah baik," ujar Rajiv.

Sementara itu, realisasi penyaluran bantuan pangan oleh Perum Bulog hingga kini mencapai 79,4 persen dari total 6.039.551 penerima di Jawa Barat.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Barat, Nurman Susilo, menargetkan penyaluran bantuan untuk periode Juli, Agustus dan September rampung hingga akhir September.

"Kita upayakan akhir bulan ini bisa selesai untuk yang Juli, Agustus, September. Mudah-mudahan tidak ada kendala, kita nanti salur yang bulan Oktober, November, Desember," ungkap Nurman.


Berita Terkait


News Update