Resmikan Kantor Baru di Depok, Gema Picture Siapkan Film Tuyul Seken dan Personal Berondong

Sabtu 19 Sep 2026, 10:52 WIB
Pembukaan kantor baru Gema Picture sekaligus memperkenalkan pembuatan film Tuyul Seken dan Personal Brondong dihadiri para aktris dan Produser di Cimanggis, Kota Depok. (Sumber: Poskota/Angga Pahlevi)
Pembukaan kantor baru Gema Picture sekaligus memperkenalkan pembuatan film Tuyul Seken dan Personal Brondong dihadiri para aktris dan Produser di Cimanggis, Kota Depok. (Sumber: Poskota/Angga Pahlevi)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Rumah produksi Gema Picture menandai babak baru kiprahnya di industri perfilman nasional dengan meresmikan kantor baru di kawasan Cimanggis, Kota Depok, Jumat, 18 September 2026.

Momentum syukuran ini sekaligus menjadi ajang pengenalan dua proyek film layar lebar terbarunya, yakni Tuyul Seken dan Personal Berondong.

Executive Producer Gema Picture, Lisa menyampaikan, selamatan digelar sebagai doa bersama demi kelancaran proses produksi yang menyasar penayangan bioskop pada 2027.

"Kami berdoa untuk memulai produksi Tuyul Seken agar mulai syuting Oktober dan menciptakan opini segar di industri film komedi Indonesia," kata Lisa, Jumat, 18 September 2026.

Baca Juga: Film Pengabdi Setan 3: Origin Kapan Rilis dan Menceritakan Apa? Ini Jadwal Tayang dan Bocoran Ceritanya

Tuyul Seken Targetkan 1 Juta Penonton

Produser Tuyul Seken, Adhi Kartiwa membeberkan, film bergenre horor komedi ini mengemas fenomena sosial masyarakat seperti jebakan pinjaman online (pinjol) secara menghibur.

Sosok tuyul diangkat sebagai metafora jalan pintas ekonomi, sedangkan karakter debt collector ditampilkan secara rasional dan humanis tanpa stereotip kasar.

"Orang memandang debt collector itu terlalu arogan dan pemarah. Tapi di film ini kita menyajikan bahwa mereka pun bisa secara baik-baik dan rasional,” ujarnya.

Guna memperkuat unsur humor, pihak rumah produksi akan mengandalkan tiga komika stand up comedy sebagai pemeran utama dan membidik satu juta penonton.

Baca Juga: Fanny Kondoh dan Kisah Papa Udon yang Diangkat ke Film Baby Udon, Tayang September 2026

"Kami ingin memberi edukasi agar bekerja menggunakan pikiran, jangan mengandalkan pinjol karena makin terjerat justru membunuh kita," ucapnya.

Film bergenre horor komedi ini dijadwalkan mulai menjalani proses syuting pada Oktober 2026.

Satir Fenomena Pencitraan di Personal Berondong

Sementara itu, proyek film kedua bertajuk Personal Berondong mengusung genre drama komedi satire di bawah arahan sutradara Harris Cinnamon.

Harris menjelaskan cerita film ini menyentil fenomena masyarakat modern yang kerap berburu validasi serta haus akan pencitraan personal branding di media sosial.

“Setiap orang itu rasa-rasa pengen selalu punya validasi. Pengen punya personal branding yang kuat,” tuturnya.

Proyek ini turut menggaet jajaran artis kenamaan seperti Ozi Saputra, Pamela, Vista Putri, hingga Sinta Bachir yang menandai kembalinya ke layar lebar.

Baca Juga: Film Dan Bandung Pulang ke Kota Asal, Gala Premier Berlangsung Meriah

"Semoga proses syuting berjalan lancar tanpa hambatan dan bisa memberikan hiburan berkualitas bagi penonton," tutur Sinta Bachir.

Tandai Babak Baru GEMA Picture

Executive Producer Billy Noval Hasan menyampaikan, kedua film masih berada dalam fase persiapan. Selain penyempurnaan skenario, Gema Picture juga masih melakukan proses pemilihan pemain, penentuan lokasi serta berbagai kebutuhan teknis produksi.

"Jika tidak ada perubahan jadwal, proses syuting Tuyul Second ditargetkan dimulai Oktober 2026, sedangkan persiapan Personal Berondong diperkirakan mulai November 2026," kata dia.

Kedua proyek tersebut direncanakan menjadi bagian dari deretan film Gema Picture yang akan menyapa penonton bioskop pada 2027.

Baca Juga: Elryan Carlen Main Film Apa? Ini Profil Aktor yang Ngaku Jadi Korban Pemukulan Eza Gionino

Dengan Tuyul Seken, Gema Picture menawarkan horor komedi yang memasukkan isu ekonomi, pinjaman online dan relasi dengan debt collector. Sementara itu, Personal Berondong mengangkat drama komedi mengenai kebutuhan validasi diri dan fenomena personal branding.

"Dua proyek tersebut sekaligus memperlihatkan upaya GEMA Picture menghadirkan cerita dengan pendekatan komedi yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga bersinggungan dengan berbagai fenomena sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat," pungkasnya.


Berita Terkait


News Update