DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) resmi melantik 2.437 lulusan kompeten dalam prosesi Wisuda ke-42 sekaligus Dies Natalis Ke-44 di Balairung Universitas Indonesia (UI), Kota Depok, Sabtu, 19 September 2026.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI, Prof. Brian Yuliarto hadir memberikan apresiasi atas konsistensi PNJ mencetak SDM vokasi yang terampil dan adaptif.
Direktur PNJ, Dr. Syamsurizal menyampaikan, dari total wisudawan tahun akademik 2025/2026 tersebut, sebanyak 129 orang di antaranya merupakan lulusan program kerja sama langsung dengan mitra industri.
"Hingga wisuda kali ini, PNJ telah mencetak total 51.016 alumni yang tersebar di bidang Rekayasa maupun Tata Niaga," kata Syamsurizal, Sabtu, 19 September 2026.
Baca Juga: Lapangan Pekerjaan Sulit, Ribuan Sarjana di Kabupaten Tangerang Masih Nganggur
Tingkat keterserapan lulusan PNJ di dunia kerja mencatatkan angka impresif. 41 persen atau 907 wisudawan sudah mengamankan pekerjaan sebelum resmi mengantongi ijazah.
Dengan rincian 863 lulusan diterima di berbagai perusahaan nasional maupun multinasional, sedangkan 44 lulusan lainnya sukses membangun usaha mandiri.
"Fakta membanggakan ini membuktikan bahwa 4 dari 10 lulusan PNJ sudah langsung terserap dunia kerja maupun wirausaha sebelum diwisuda," ujarnya.
Perluas Kerja Sama Internasional
Kualitas pendidikan PNJ kian kokoh setelah mengantongi Akreditasi Institusi Unggul dari BAN-PT dengan 16 program studi berpredikat Unggul serta 4 prodi tersertifikasi internasional IABEE dan ASIIN.
Baca Juga: Kisah Asmat, Petani di Rorotan Jakut yang Sukses Kuliahkan Tiga Anak hingga Jadi Sarjana
Selain itu, sebanyak 179 mahasiswa PNJ tahun ini berhasil mengikuti program magang dan pertukaran pelajar internasional di berbagai universitas terkemuka Taiwan hingga Korea Selatan.
Syamsurizal berpesan agar para alumni senantiasa memegang teguh tiga pilar kunci, yakni integritas, ketangguhan, dan kelincahan beradaptasi dalam menjawab tantangan zaman.
"Diharapkan para wisudawan agar tidak sekadar menjadi pencari kerja, melainkan harus hadir membawa solusi, menciptakan peluang, dan menjadi sosok penggerak perubahan yang tangguh demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur," ucapnya.
