Antisipasi Luapan Air, Normalisasi Sungai Cidikit Lebak Sepanjang 1,5 Km Rampung

Kamis 17 Sep 2026, 15:00 WIB
Sungai Cidikit di Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Lebak yang telah dinormalisasi. (Sumber: Pemdes Bayah Barat)
Sungai Cidikit di Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Lebak yang telah dinormalisasi. (Sumber: Pemdes Bayah Barat)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Upaya penanganan pendangkalan di Sungai Cidikit, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, rampung pada pertengahan September 2026. Penataan aliran sungai sepanjang 1,5 kilometer ini difokuskan untuk mengembalikan kapasitas tampung air serta meminimalisasi risiko luapan saat intensitas hujan tinggi di wilayah hilir.

Proyek penanganan yang berlangsung sejak Juli 2026 ini mencakup pengerukan sedimentasi pasir dan batu, pelebaran badan sungai hingga 40 meter, serta pembuatan tanggul pengaman setinggi kurang lebih 5 meter di area yang rawan terkikis.

Kepala Desa Desa Bayah Barat Usep Suhendar menuturkan normalisasi sungai sepanjang 1,5 kilometer tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi warga.

"Pekerjaan ini cukup panjang, dan kami berharap hasilnya memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam membantu memperlancar aliran sungai dan mengurangi risiko luapan air," ucap Usep.

Baca Juga: Diduga Terjatuh Saat Bermain di Tepi Sungai Cisadane, Bocah 4 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Penanganan Sungai Cidikit menjadi langkah krusial mengingat alirannya berhadapan langsung dengan pemukiman warga di kawasan hilir.

Saat curah hujan tinggi, kenaikan debit air yang membawa material sedimentasi selama ini sering memicu pendangkalan mendadak dan menyempitkan ruang alir air.

Langkah pengerukan dan pembuatan tanggul ini menjadi bentuk mitigasi dini agar aliran sungai kembali lancar sebelum memasuki puncak musim hujan, sekaligus menanggapi aspirasi masyarakat dan pemerintah desa setempat terkait kondisi sungai yang kian mengkhawatirkan.

Kendati pengerjaan fisik sepanjang 1,5 kilometer tersebut telah selesai, penanganan risiko banjir dinilai tidak berhenti sampai di sini.  Pemantauan dan pemeliharaan berkala tetap diperlukan karena kondisi alur sungai sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor di kawasan hulu maupun aktivitas sekitarnya.


Berita Terkait


News Update