Trader Adalah Pekerjaan Apa? Ini Penjelasan soal Profesi dan Karier Purbaya Yudhi Sadewa

Selasa 15 Sep 2026, 11:24 WIB
Potret Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Sumber: Humas UI)
Potret Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Sumber: Humas UI)

POSKOTA.CO.ID - Istilah trader kembali ramai dicari setelah Yudo Achilles Sadewa menyarankan ayahnya, Purbaya Yudhi Sadewa, kembali menekuni aktivitas tersebut setelah tidak lagi menjabat Menteri Keuangan.

Unggahan Yudo yang menyinggung penghasilan trader hingga miliaran rupiah per bulan membuat publik penasaran. Apakah Purbaya memang pernah bekerja sebagai trader sebelum masuk pemerintahan?

Purbaya resmi tidak lagi menjabat Menteri Keuangan setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara pada Senin, 14 September 2026. Pergantian itu tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 97P Tahun 2026.

Baca Juga: Purbaya Unggah Konten TikTok Usai Dicopot Prabowo: Udah Siap Belum?

Trader Adalah Profesi di Pasar Keuangan, Bukan Penerima Gaji Tetap

Secara sederhana, trader adalah orang yang melakukan pembelian dan penjualan aset untuk memperoleh keuntungan dari perubahan harga. Aktivitas ini dapat dilakukan di berbagai pasar, mulai dari saham, obligasi, komoditas, valuta asing, hingga aset kripto.

Berbeda dengan pegawai yang menerima gaji bulanan, trader yang menggunakan modal sendiri umumnya memperoleh penghasilan dari hasil transaksi. Keuntungan tersebut masih harus dikurangi kerugian dan biaya perdagangan.

Salah satu jenisnya adalah day trader. Mereka membuka dan menutup posisi dalam hari yang sama untuk memanfaatkan pergerakan harga jangka pendek.

Lantas, benarkah penghasilan trader bisa mencapai miliaran rupiah per bulan?

Jawabannya mungkin saja, tetapi tidak otomatis berlaku bagi semua trader. Besarnya keuntungan dipengaruhi modal, strategi, kondisi pasar, dan kemampuan mengelola risiko. Ketika pasar bergerak berlawanan, kerugian besar juga dapat terjadi.

Investor Gov milik Securities and Exchange Commission Amerika Serikat menjelaskan bahwa day trading merupakan aktivitas berisiko tinggi yang dapat menyebabkan kerugian besar dalam waktu singkat. Penggunaan margin atau dana pinjaman juga dapat memperbesar kerugian.

Apakah Purbaya Yudhi Sadewa Pernah Menjadi Trader?

Pertanyaan ini perlu dijawab dengan membedakan pengalaman di pasar modal dan profesi trader.

Berdasarkan riwayat karier yang tersedia dalam tulisan ini, tidak ditemukan jabatan formal Purbaya sebagai trader. Ia memulai karier sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA pada 1989–1994.

Setelah menyelesaikan pendidikan ekonomi di Purdue University, Purbaya masuk ke lingkungan pasar keuangan melalui Danareksa Research Institute. Ia menjabat Senior Economist pada 2000–2005 dan Chief Economist pada 2005–2013.

Purbaya juga pernah menjadi Direktur Utama PT Danareksa Securities pada 2006–2008 serta anggota direksi PT Danareksa (Persero) pada 2013–2015.

Pengalaman tersebut menunjukkan keterlibatannya yang panjang dalam dunia sekuritas dan analisis ekonomi. Namun, menjadi ekonom atau pimpinan perusahaan sekuritas tidak serta-merta sama dengan bekerja sebagai trader yang rutin mengambil posisi jual-beli aset.

Baca Juga: Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu ke Suahasil Pagi Hari Ini

Pernyataan Yudo dan Riwayat Purbaya di Pasar Saham

Setelah reshuffle kabinet, Yudo mengunggah pernyataan mengenai pekerjaan sang ayah.

“Pensiun aja dari politik, enak jadi trader gajinya milyaran perbulan. Jadi menteri gaji kecil, kerjanya nonstop ngurusin negara yang bawahan korup,” tulis Yudo dalam salah satu unggahannya.

Dalam video lain, ia juga menyebut ayahnya dapat “balik jadi trader”.

Purbaya memang dikenal memiliki perhatian terhadap pasar saham. Saat memimpin Lembaga Penjamin Simpanan pada April 2025, ia pernah menilai pelemahan IHSG terlalu berlebihan dibandingkan fundamental ekonomi.

“Jadi kalau suka main saham, sekarang good time to buy,” ujar Purbaya kala itu.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qodari juga pernah melontarkan kelakar pada Juni 2026 ketika Purbaya menyarankan masyarakat memanfaatkan penurunan pasar untuk membeli saham.

“Pak Purbaya itu Menteri Keuangan, bukan trader,” kata Qodari.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks bercanda mengenai strategi pasar saham, bukan sebagai bukti riwayat investasi pribadi Purbaya.

Trader adalah pekerjaan yang berfokus pada transaksi aset untuk mencari keuntungan dari perubahan harga. Penghasilannya tidak tetap dan risikonya dapat besar.

Sementara itu, Purbaya Yudhi Sadewa mempunyai pengalaman panjang di bidang ekonomi, sekuritas, dan kebijakan keuangan. Namun, berdasarkan riwayat karier yang dibahas, belum ada dasar untuk menyebutnya pernah memiliki jabatan formal sebagai trader.

Dengan demikian, ungkapan “kembali jadi trader” dari Yudo lebih tepat dipahami sebagai pernyataan mengenai aktivitas pasar keuangan, bukan bukti bahwa Purbaya sebelumnya berprofesi sebagai trader penuh waktu.


Berita Terkait


News Update