POSKOTA.CO.ID - Media sosial dihebohkan dengan dugaan adanya penumpang yang buang air besar (BAB) di dalam gerbong Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota. Peristiwa yang disebut terjadi pada Sabtu, 12 September 2026, itu menjadi perhatian setelah foto kondisi gerbong beredar luas di media sosial.
Dalam foto yang beredar, terlihat sejumlah petugas kebersihan mengenakan pakaian berwarna kuning sedang membersihkan bagian lantai gerbong.
Beberapa penumpang tampak berada di sekitar lokasi. Salah seorang pengguna kereta bahkan terlihat menutup hidung karena diduga terganggu bau yang muncul.
Narasi dalam unggahan tersebut menyebut dugaan pelaku merupakan seorang pria. Namun, informasi mengenai identitas pengguna maupun kronologi lengkap kejadian belum dapat dipastikan.
KAI Commuter Indonesia (KCI) pun masih melakukan pendalaman untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Baca Juga: Cara ke GBK Naik KRL, Transjakarta, dan MRT untuk Nonton Persija vs Persib Hari Ini
Foto Penumpang KRL BAB di Gerbong Viral di Media Sosial
Unggahan mengenai dugaan penumpang BAB di dalam KRL menjadi perbincangan karena berkaitan langsung dengan kenyamanan pengguna transportasi publik.
Melansir dari instagram @jabodetabek24.co, dalam foto tersebut, petugas kebersihan terlihat menangani sesuatu di lantai gerbong. Kondisi itu kemudian dikaitkan warganet dengan narasi adanya penumpang yang buang air besar di dalam kereta.
Sejumlah pengguna media sosial turut mengaku pernah melihat kejadian serupa. Meski begitu, kesaksian dalam kolom komentar tidak serta-merta membuktikan bahwa seluruh cerita tersebut berkaitan dengan insiden yang sama.
Karena itu, informasi yang beredar perlu dibedakan antara foto kondisi gerbong, narasi unggahan, dan fakta yang telah dikonfirmasi pihak operator.
KAI Commuter Kecam Perilaku yang Ganggu Kenyamanan Penumpang
KAI Commuter telah memberikan tanggapan atas insiden yang menjadi perhatian publik tersebut. Operator kereta mengecam perilaku pengguna Commuter Line yang dinilai tidak menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama.
“KAI Commuter mengecam keras atas prilaku salah satu pengguna Commuter Line yang tidak menjaga kebersihan dan kenyamanan di dalam kereta,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, dalam keterangannya, Jumat, 11 September 2026.
Setelah kejadian, petugas kebersihan langsung melakukan penanganan dengan membersihkan lantai gerbong. Langkah ini dilakukan agar kondisi kereta kembali layak digunakan penumpang.
Di sisi lain, KAI Commuter masih mengumpulkan informasi untuk memastikan kronologi kejadian. Salah satu langkah yang dilakukan ialah mengecek rekaman CCTV di dalam kereta.
Baca Juga: 5 Tempat Wisata Ramah Anak di Jakarta, Bisa Jadi Pilihan Liburan Keluarga
KAI Commuter Masih Dalami Kronologi Kejadian
Pengecekan CCTV menjadi bagian penting dalam proses pendalaman. Rekaman tersebut diharapkan dapat membantu operator mengetahui situasi di dalam gerbong dan memastikan informasi yang beredar.
Hingga informasi ini disusun, belum ada kepastian mengenai identitas pengguna yang disebut terlibat maupun alasan di balik dugaan tindakan tersebut.
Bagi penumpang KRL, kebersihan gerbong merupakan bagian dari kenyamanan perjalanan yang perlu dijaga bersama. Pengguna diharapkan memanfaatkan fasilitas toilet di stasiun apabila membutuhkan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu penumpang lain.
KAI Commuter juga masih menelusuri informasi yang beredar sebelum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kejadian tersebut.
