Hari Kedua, Tim SAR Cari 5 Jurnalis dan 3 ABK yang Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

Rabu 09 Sep 2026, 09:59 WIB
Tim SAR Gabungan kembali melakukan pencarian speed boat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada hari kedua operasi, Rabu, 9 September 2026. (Sumber: Pos Kota/ Ali Mansur)
Tim SAR Gabungan kembali melakukan pencarian speed boat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada hari kedua operasi, Rabu, 9 September 2026. (Sumber: Pos Kota/ Ali Mansur)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian terhadap speed boat yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Memasuki hari kedua operasi, delapan orang yang berada di dalam kapal tersebut masih dalam pencarian.

Kasubsie Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengatakan operasi SAR hari kedua dimulai pada Rabu, 9 September 2026, sekitar pukul 07.00 WIB. Pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR dengan dukungan berbagai sarana dan peralatan.

"Memasuki hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan kembali melakukan pencarian terhadap speed boat yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda," ujar Rizky dalam keterangannya, Rabu, 9 September 2026.

Baca Juga: Update 5 Jurnalis Hilang saat Liput Gunung Anak Krakatau, Sudah Ketemu Atau Belum?

Dalam operasi hari kedua, Tim SAR Gabungan membagi pencarian menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas cakupan wilayah penyisiran. SRU 1 menggunakan KN SAR Tetuka 247 dengan rencana penyisiran sejauh 68,3 nautical mile (NM) dan jarak antarjalur pencarian atau spacing 3 NM.

Sementara SRU 2 menggunakan KAL Anyer dengan total jarak penyisiran 69,5 NM dan spacing 3 NM.

"Kedua SRU tersebut melakukan penyisiran di area perairan yang telah ditentukan berdasarkan perencanaan operasi SAR," kata Rizky.

Kemudian SRU 3 menggunakan RIB 01 Lampung dengan total rencana penyisiran mencapai 67 NM dan spacing 1 NM. SRU 4 menggunakan RIB 02 Banten untuk melakukan penyisiran di sepanjang Pulau Rakata dan Pulau Panjang.

Baca Juga: Waspada, Gunung Anak Krakatau Erupsi Semburkan Abu Vulkanik 3 Ribu Meter, Wisatawan Dilarang Mendekat

Wilayah tersebut menjadi salah satu area pencarian berdasarkan hasil evaluasi operasi sebelumnya.


Berita Terkait


News Update