POSKOTA.CO.ID - Kylian Mbappe kembali menarik perhatian, bukan karena gol atau aksinya di lapangan. Penyerang Real Madrid itu justru menjadi sorotan setelah melakukan gestur sederhana dalam konferensi pers menjelang pertandingan Liga Champions melawan Inter Milan.
Dalam sesi yang berlangsung di pusat latihan Real Madrid, Valdebebas, Mbappe terlihat menggeser botol minuman olahraga yang berada di hadapannya. Ia kemudian menempatkan botol air mineral di posisi yang lebih terlihat kamera.
Sekilas, tindakan tersebut mungkin terlihat sepele. Namun, bagi pemain dengan popularitas sebesar Mbappe, benda yang berada di atas meja konferensi pers tentu bisa memiliki nilai komersial. Gestur itu pun segera mengingatkan publik pada aksi Cristiano Ronaldo yang pernah viral karena melakukan hal serupa.
Menurut laporan Marca, sikap Mbappe tersebut juga sejalan dengan pendiriannya dalam menjaga citra pribadi. Ia dikenal cukup selektif terhadap produk yang dikaitkan dengan dirinya, termasuk tidak ingin mempromosikan minuman beralkohol, makanan cepat saji, maupun perjudian.
Baca Juga: Jadwal Persib Bandung vs FC Seoul ACL Two 2026 Kapan? Simak Tanggal Mainnya
Mbappe Mengulang Gestur yang Pernah Dilakukan Cristiano Ronaldo
Aksi Mbappe membuat publik kembali mengingat kejadian di Euro 2020 yang berlangsung pada 2021. Ketika itu, Cristiano Ronaldo menyingkirkan dua botol minuman bersoda dari meja konferensi pers.
Kapten Portugal tersebut kemudian mengangkat botol air mineral sambil mengatakan, "Water yes, this no."
Gestur singkat itu langsung menjadi pembicaraan luas. Bahkan, momen tersebut menunjukkan bagaimana tindakan kecil seorang pesepak bola papan atas dapat memberikan dampak besar terhadap eksposur sebuah merek.
Kini, beberapa tahun berselang, Mbappe melakukan gestur yang memiliki kemiripan. Bedanya, pemain asal Prancis itu memilih menggeser sports drink dan menempatkan air mineral di depan dirinya.
Jejak Serupa Sudah Ada dari Dunia NBA
Sebenarnya, kebiasaan menutupi atau menjauhkan produk sponsor dari sorotan kamera bukan hanya muncul di sepak bola. LeBron James juga pernah berada dalam situasi serupa di NBA.
Pada Final NBA 2014, LeBron mengalami kram hebat saat menghadapi San Antonio Spurs. Setelah pertandingan, perusahaan minuman olahraga yang menjadi sponsor liga sempat membuat pernyataan kontroversial mengenai kondisi tersebut.
