CIANJUR, POSKOTA.CO.ID - Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar), Abdul Karim melaksanakan kegiatan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 di Aula Desa Cirumput, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Senin, 7 September 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Cirumput, Babinsa, Ketua PAC Partai Gerindra, Ketua DPD, Ketua Karang Taruna, kader Posyandu, serta warga setempat.
Abdul menegaskan kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD Jabar terhadap program dan realisasi bantuan pemerintah, khususnya dari Pemerintah Provinsi Jabar kepada masyarakat.
Selain melakukan pengawasan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tingkat desa.
Dari sejumlah masukan yang disampaikan warga, terdapat dua persoalan utama yang menjadi perhatian. Pertama, kebutuhan perbaikan infrastruktur jalan sepanjang sekitar 600 meter yang menjadi akses penghubung antara Desa Cirumput dan Desa Nagrak. Kedua, aspirasi kenaikan insentif bagi kader Posyandu hingga 100 persen.
Menurut politisi Partai Gerindra ini, persoalan infrastruktur jalan tersebut perlu segera mendapat perhatian karena menyangkut aksesibilitas dan aktivitas masyarakat di dua wilayah desa.
“Di Desa Cirumput ini aspirasinya tidak banyak. Hanya ingin menyelesaikan PR infrastruktur sepanjang 600 meter. Saya rasa ini bukan anggaran yang besar, nanti akan kita minta dan sampaikan ke gubernur agar bisa memberikan bantuan,” kata politisi Partai Gerindra itu.
Ia mengatakan, aspirasi masyarakat tersebut akan menjadi bahan untuk dikomunikasikan dan diperjuangkan kepada Pemerintah Provinsi Jabar agar pembangunan jalan penghubung tersebut dapat direalisasikan.
Terkait permintaan kenaikan insentif kader Posyandu, ia mengaku akan berupaya melakukan komunikasi dengan pihak terkait. Aspirasi itu muncul seiring adanya harapan kader terhadap janji Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dan Wakil Bupati Cianjur Abi Ramzi mengenai peningkatan insentif.
Namun, Abdul juga menyoroti kondisi fiskal Kabupaten Cianjur yang saat ini tengah menghadapi tantangan akibat defisit anggaran dan berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat.
“Saya akan coba komunikasikan. Kita tahu kondisi APBD Cianjur sedang defisit, apakah ini karena anggaran belum tersedia atau memang belum dianggarkan, itu yang akan saya tanyakan,” pungkas Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Cianjur tersebut.
Kepala Desa Cirumput, Beni Irawan menyambut baik kehadiran Abdul Karim yang turun langsung menemui masyarakat dan mendengarkan aspirasi warga.
Menurut Beni, komunikasi langsung antara anggota DPRD dengan masyarakat sangat penting agar persoalan yang dihadapi desa dapat diketahui dan diperjuangkan melalui jalur pemerintahan.
“Kehadiran beliau kami syukuri. Dewan yang datang ke daerah dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat sangat membantu. Kami menyampaikan aspirasi, terutama terkait jalan penghubung desa yang belum terselesaikan, dan semoga tahun depan bisa terealisasi,” ujarnya.
Kegiatan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 tersebut pun menjadi momentum bagi warga Desa Cirumput untuk menyampaikan langsung kebutuhan pembangunan di wilayahnya, dengan harapan aspirasi terkait perbaikan jalan dan kesejahteraan kader Posyandu dapat segera mendapat tindak lanjut.
