“Boleh Kak, namun nantinya akan dilakukan pengecekan kembali oleh panitia rekrutmen dan menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku ya.”
Jawaban tersebut menjadi petunjuk bahwa TOEFL Prediction pada prinsipnya boleh diajukan, tetapi penerimaannya tetap bergantung pada pemeriksaan panitia.
Hal yang Perlu Diperhatikan Pemilik TOEFL Prediction
Bagi pelamar yang sudah memiliki sertifikat Prediction, ada beberapa hal yang sebaiknya diperiksa sebelum mengunggah dokumen:
- Pastikan nama peserta dan skor terbaca jelas.
- Periksa tanggal penerbitan dan masa berlaku sertifikat.
- Pastikan nama lembaga penerbit tercantum.
- Cek nomor sertifikat atau metode verifikasi jika tersedia.
- Pastikan skor memenuhi batas minimal formasi.
- Jangan mengubah keterangan “TOEFL Prediction” menjadi “TOEFL ITP”.
Poin terakhir cukup penting. TOEFL Prediction merupakan tes prediksi atau simulasi kemampuan bahasa Inggris yang diterbitkan lembaga tertentu, sehingga tidak tepat jika disamakan begitu saja dengan TOEFL ITP.
KAI juga mensyaratkan sertifikat bahasa Inggris yang masih berlaku dan berasal dari lembaga pendidikan bahasa yang terakreditasi. Karena itu, sertifikat yang sulit diverifikasi atau diterbitkan lembaga dengan status tidak jelas berpotensi menimbulkan masalah saat pemeriksaan administrasi.
Baca Juga: Mengaku ‘Nemu’ 5 Gram Sabu di Jalan, Pengedar Obat Keras Ilegal di Serang Ditangkap Polisi
Pilihan Sertifikat yang Lebih Jelas
Jika masih memiliki waktu sebelum proses pengajuan lamaran, pelamar yang ingin mengurangi risiko administrasi dapat mempertimbangkan sertifikat yang jenisnya disebut secara eksplisit dalam persyaratan KAI, seperti TOEFL ITP, TOEIC, atau IELTS.
Meski demikian, bukan berarti pelamar wajib memiliki TOEFL ITP. KAI menyediakan beberapa pilihan tes, sementara akun resmi KAI juga telah memberikan penjelasan bahwa TOEFL Prediction boleh digunakan dengan catatan tetap melalui proses pemeriksaan panitia.
Dengan sistem seleksi administrasi yang menggunakan mekanisme gugur, calon pelamar sebaiknya tidak hanya mengejar skor. Kejelasan dokumen, masa berlaku, lembaga penerbit, dan kemampuan sertifikat untuk diverifikasi juga perlu diperhatikan sebelum berkas dikirim.
Pada akhirnya, keputusan terakhir tetap berada di tangan panitia rekrutmen KAI setelah dokumen diperiksa sesuai ketentuan yang berlaku.
