POSKOTA.CO.ID - Kondisi kualitas udara Jakarta hari ini, Sabtu, 5 September 2026 berada pada kategori tidak sehat, terutama bagi kelompok sensitif dan rentan.
Berdasarkan laporan yang dihimpun dari IQAir per pukul 11.30 WIB, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) di Jakarta berada di angka 111.
Angka tersebut menjadikan Jakarta sebagai salah satu kota di dunia yang memiliki kualitas udara terburuk saat ini.
Polusi udara yang terus meningkat di tengah puncak musim kemarau yang masih berlanjut membuat membuat masyarakat rentan terkena berbagai penyakit yang menyerang saluran pernapasan.
Baca Juga: Polisi Ungkap Peran 3 Tersangka dan Penggunaan Uang Rp1,2 Miliar Saldo TikTok Milik Vilmei
Salah satu gangguan kesehatan yang berisiko meningkat pada saat kondisi seperti ini adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Selain ISPA, kualitas udara yang buruk juga rentan menyebabkan berbagai penyakit saluran pernapasan lainnya, terutama bagi mereka yang memiliki penyakit penyerta.
Lantas, apakah masyarakat boleh beraktivitas di luar rumah saat kondisi udara tidak baik?
Bolehkah Keluar Rumah saat Kualitas Udara Buruk?
Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau masyarakat, khususnya kelompok rentan untuk membatasi aktivitas di luar rumah guna mengurangi paparan polusi udara yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Di tengah kualitas udara yang masih buruk, masyarakat diminta tidak keluar rumah apabila tidak ada urusan atau kegiatan yang mendesak.
Baca Juga: IPW Desak Polda Metro Usut Aktor Intelektual dan Aliran Dana Kerusuhan Demo 27 Agustus
Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati menganjurkan agar masyarakat mengenakan pelindung, seperti masker saat keluar rumah.
"Yang paling penting, terutama untuk kelompok rentan, bayi, balita, lansia, harus lebih berhati-hati. Kalau memang ketika kondisi udara nggak bagus, ya, kalau bisa tidak keluar. Kalau pun harus beraktivitas, kalau kondisinya sedang tidak baik, boleh pakai pelindung, seperti masker," ujar Ani
Ani juga meminta masyarakat untuk tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat demi menjaga kondisi tubuh tetap fit dan terhindar dari penyakit di tengah kualitas udara yang tidak baik.
Cara Menjaga Kesehatan saat Kualitas Udara Buruk
Saat polusi udara meningkat dan kualitas udara memburuk, penting bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan serta memastikan kondisi tubuh tetap fit.
Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh masyarakat untuk menjaga kesehatan tubuh di tengah polusi udara.
Baca Juga: Polda Metro Ungkap Penyelundupan Benih Lobster, 25 Boks Disita
1. Menggunakan masker saat keluar rumah
Masyarakat yang masuk ke dalam kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil, hingga balita sangat disarankan untuk mengenakan maskeran saat keluar rumah.
2. Mandi setelah keluar rumah
Setelah beraktivitas di luar rumah, disarankan untuk langsung mandi menggunakan air bersih agar kotoran, debu, maupun polusi udara yang menempel pada kulit maupun rambut bisa hilang.
3. Mengurangi aktivitas luar rumah
Apabila tidak ada hal yang terlalu penting, sebaiknya tetap berada di dalam rumah dan hindari pergi keluar rumah.
4. Penuhi kebutuhan cairan tubuh
Mengonsumsi air mineral yang cukup saat kualitas udara buruk membantu mengurangi iritasi dan gejala pernapasan.
5. Konsumsi makanan bergizi
Mengonsumsi makanan bergizi dan kaya nutrisi sangat penting untuk membantu sistem kekebalan tubuh agar tetap terjaga dengan baik.
