Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati menganjurkan agar masyarakat mengenakan pelindung, seperti masker saat keluar rumah.
"Yang paling penting, terutama untuk kelompok rentan, bayi, balita, lansia, harus lebih berhati-hati. Kalau memang ketika kondisi udara nggak bagus, ya, kalau bisa tidak keluar. Kalau pun harus beraktivitas, kalau kondisinya sedang tidak baik, boleh pakai pelindung, seperti masker," ujar Ani
Ani juga meminta masyarakat untuk tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat demi menjaga kondisi tubuh tetap fit dan terhindar dari penyakit di tengah kualitas udara yang tidak baik.
Cara Menjaga Kesehatan saat Kualitas Udara Buruk
Saat polusi udara meningkat dan kualitas udara memburuk, penting bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan serta memastikan kondisi tubuh tetap fit.
Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh masyarakat untuk menjaga kesehatan tubuh di tengah polusi udara.
Baca Juga: Polda Metro Ungkap Penyelundupan Benih Lobster, 25 Boks Disita
1. Menggunakan masker saat keluar rumah
Masyarakat yang masuk ke dalam kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil, hingga balita sangat disarankan untuk mengenakan maskeran saat keluar rumah.
2. Mandi setelah keluar rumah
Setelah beraktivitas di luar rumah, disarankan untuk langsung mandi menggunakan air bersih agar kotoran, debu, maupun polusi udara yang menempel pada kulit maupun rambut bisa hilang.
3. Mengurangi aktivitas luar rumah
Apabila tidak ada hal yang terlalu penting, sebaiknya tetap berada di dalam rumah dan hindari pergi keluar rumah.
4. Penuhi kebutuhan cairan tubuh
Mengonsumsi air mineral yang cukup saat kualitas udara buruk membantu mengurangi iritasi dan gejala pernapasan.
5. Konsumsi makanan bergizi
Mengonsumsi makanan bergizi dan kaya nutrisi sangat penting untuk membantu sistem kekebalan tubuh agar tetap terjaga dengan baik.
