Muhammad Reza Prabowo Lulusan Mana? Intip Profil Kadisdik Kalteng yang Viral Tentang Libur Sekolah karena MBG

Senin 31 Agu 2026, 11:54 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Muhammad Reza Prabowo menyinggung dampak peliburan sekolah terhadap operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam video yang viral. (Sumber: X/@sonoffpotter)
Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Muhammad Reza Prabowo menyinggung dampak peliburan sekolah terhadap operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam video yang viral. (Sumber: X/@sonoffpotter)

POSKOTA.CO.ID - Sosok Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kalimantan Tengah (Kalteng) Muhammad Reza Prabowo tengah menjadi sorotan usai menentang libur sekolah karena Makan Bergizi Gratis (MBG).

Potongan video tersebut ramai diperbincangkan setelah memperlihatkan Reza menyampaikan pandangannya mengenai kebijakan kegiatan belajar mengajar di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dalam rekaman yang beredar, Reza terlihat mengikuti rapat secara daring bersama sejumlah kepala sekolah dan guru.

Pembahasan dalam pertemuan tersebut berkaitan dengan penyesuaian kegiatan sekolah di tengah kondisi udara yang terdampak asap di Kalimantan.

Pernyataan Reza kemudian menjadi sorotan karena ia menyinggung sejumlah konsekuensi apabila sekolah diliburkan.

Salah satu hal yang disebutnya adalah keberlangsungan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta aktivitas kantin sekolah.

"Karena ketika sekolah diliburkan, berpengaruh juga pada dapur-dapur MBG (mati). Kita mengerti, Bapak Ibu ya? Bapak Ibu saya harap baik-baik saja punya kebijaksanaan juga dapur MBG mati bu, kantin-kantin mati bu habis itu," jelasnya.

Selain persoalan operasional MBG dan kantin, Reza juga menyoroti aktivitas siswa apabila kegiatan sekolah dihentikan.

Ia menyampaikan kekhawatiran mengenai aktivitas anak-anak di luar rumah selama sekolah diliburkan.

"Belum lagi dampak ketika anak-anak diliburkan mereka yang harusnya mereka di rumah mereka ke kafe-kafe buat keributan, buat masalah Iya. Nanti kita yang pusing, Bu. Habis itu nanti ada ini orang tuanya apa segala macam. Nah, ini pusing lagi kita, Bu." ungkap dia.

Lebih lanjut, dia meminta pihak sekolah tidak menerapkan aturan secara kaku dengan mempertimbangkan kondisi yang sedang berlangsung.

Pihaknya pun menyampaikan rencana penerbitan surat edaran mengenai perubahan waktu masuk sekolah.

"Jadi, saya meminta kepada Bapak dan Ibu. Mohon nanti ini saya akan buatkan surat edaran. Masuknya jam 8 untuk adik-adik, gitu kan. Nanti pulangnya mungkin karena kita sudah setting di 30 menit tiap jam pelajaran," tandas Reza.

Kini, setelah video pernyataannya mengenai kebijakan sekolah di tengah kabut asap menjadi viral, profil Muhammad Reza Prabowo turut dicari publik.

Lalu, Muhammad Reza Prabowo sebenarnya lulusan mana dan bagaimana perjalanan kariernya hingga dipercaya menjadi Kadisdik Kalteng? Intip selengkapnya.

Baca Juga: Bukan Sekadar Pahit, Kopi Yirgacheffe Punya Cita Rasa Floral hingga Citrus

Muhammad Reza Prabowo Lulusan Mana?

Muhammad Reza Prabowo sendiri lahir di Palangka Raya pada 21 Juni 1992. Ia memiliki latar belakang pendidikan yang berkaitan erat dengan bidang pemerintahan.

Reza menempuh pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Dari institusi tersebut, ia berhasil menyelesaikan pendidikan sarjananya pada 2013.

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Reza kembali melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kemudian, dia mengambil program Master of Public Administration di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Setelah menyelesaikan pendidikan, Reza mulai meniti karier sebagai aparatur pemerintahan di Kalimantan Tengah.

Perjalanan kariernya berlangsung ketika ia bertugas di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Tengah.

Selama berada di lingkungan pemerintahan daerah, Reza memperoleh pengalaman dalam menjalankan berbagai tugas administratif dan pemerintahan.

Baca Juga: Diduga Korban TPPO, 5 WNA India Dideportasi

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses yang membentuk kariernya hingga kemudian dipercaya mengisi sejumlah posisi strategis.

Dalam perkembangannya, Reza juga pernah mendapatkan kepercayaan untuk menduduki posisi yang berkaitan dengan bidang protokoler.

Kemampuan Reza dalam bidang protokoler kemudian mendapat perhatian dari Gubernur Kalimantan Tengah saat itu, H. Sugianto Sabran.

Kariernya kemudian terus berkembang hingga akhirnya Reza dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah pada 26 Mei 2026.


Berita Terkait


News Update