BEKASI, POSKOTA.CO.ID - Ribuan warga antusias menyaksikan gelaran Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid III di area depan Stadion Patriot Candrabhaga, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Bekasi, Minggu, 30 Agustus 2026.
Berdasarkan pantauan Poskota, pawai budaya tahunan yang digelar Pemkot Bekasi ini menyajikan parade busana dan pentas seni adat dari Sabang sampai Merauke. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, PNBK Jilid III dirancang sebagai cermin keberagaman budaya Indonesia yang bersatu di wilayahnya.
"Kota Bekasi adalah miniatur Indonesia. Suku, bahasa, dan warna kulit menyatu dengan satu tekad menuju Indonesia yang adil, berdaulat, dan makmur," kata Tri dalam sambutannya, Minggu, 30 Agustus 2026.
Diwarnai Aksi Kemanusiaan untuk Korban Bencana
Selain menjadi ajang perayaan budaya dan memperingati HUT ke-81 RI, PNBK Jilid III juga diisi doa bersama serta penggalangan dana kemanusiaan untuk korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan kebakaran hutan di Kalimantan.
Baca Juga: Sara Wijayanto Selingkuh dan Dilaporkan Demian? Ini Klarifikasi soal Isu dengan Pendeta Asal Bekasi
Ia mengajak seluruh warga yang hadir untuk menyalurkan donasi terbaik secara langsung maupun via QRIS dan rekening "Bekasi Peduli" Bank BJB.
"Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen menjaga amanah bantuan warga. Sebelumnya kita pernah membangun fasilitas umum di Poso dan Aceh dari dana swadaya masyarakat. Kali ini kita bantu saudara kita di NTT, Nias, dan Kalimantan," ujarnya.
Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah III Jawa Barat, Rina Parlina menambahkan, acara ini sukses terlaksana berkat kolaborasi Pemkot Bekasi dengan berbagai komunitas daerah dari NTB, NTT, Jawa, hingga Sulawesi.
Antusiasme juga dirasakan warga. Tuti, warga Jatiasih, mengaku kagum dengan kemeriahan parade budaya tahun ini. Senada dengan Tuti, Sugeng, warga Perumnas 1 yang hadir meski dalam kondisi pemulihan stroke, memuji keragaman adat yang ditampilkan.
Baca Juga: Dugaan Pungli di Plaza Patriot, 5 Pejabat Pemkot Bekasi Dinonaktifkan
"Sudah dari pagi tadi jam 6 ada di lokasi acara. Karena informasi ada bapak aing alias Kang Dedi Gubernur Jawa Barat sangat antusias. Tapi pada kenyatannya KDM tidak datang sehingga cukup rasa kecewa," ucap Sugeng.
