Jika menemukan kondisi tersebut, jangan memaksakan AC terus beroperasi. Matikan unit dan biarkan es mencair. Setelah itu, periksa kebersihan filter.
Apabila masalah kembali muncul setelah AC dinyalakan, sebaiknya hubungi teknisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
9. Perhatikan Kondisi Refrigeran
Refrigeran atau yang sering disebut freon merupakan bagian penting dalam sistem pendingin AC.
Jika jumlah refrigeran tidak sesuai atau terjadi kebocoran, kemampuan AC dalam menghasilkan udara dingin dapat menurun.
Kondisi ini biasanya membutuhkan pemeriksaan teknisi karena pengguna tidak dapat memastikan tekanan dan jumlah refrigeran hanya dengan melihat unit dari luar.
Jangan langsung meminta teknisi mengisi refrigeran tanpa mencari tahu penyebabnya.
Jika terjadi kebocoran, penambahan refrigeran saja tidak menyelesaikan sumber masalah.
10. Bersihkan AC Secara Berkala
Perawatan rutin menjadi salah satu cara untuk menjaga AC tetap bekerja optimal, terutama ketika perangkat digunakan setiap hari.
Filter dapat diperiksa dan dibersihkan secara berkala. Sementara itu, pembersihan menyeluruh pada unit indoor dan outdoor dapat dilakukan sesuai tingkat penggunaan dan kondisi lingkungan.
Semakin berdebu lingkungan tempat tinggal, semakin besar kemungkinan kotoran menumpuk pada komponen AC.
AC yang bersih tidak hanya membantu menjaga performa pendinginan, tetapi juga membuat sirkulasi udara menjadi lebih baik.
