4 Rekomendasi Tanaman Hias yang Tahan Panas dan Cocok Ditanam Saat Musim Kemarau

Senin 24 Agu 2026, 07:00 WIB
Rekomendasi tanaman hias yang tahan panas dan cocok saat musim kemarau karena relatif mudah dalam perawatannya. (Sumber: Magnific/rawpixel.com)
Rekomendasi tanaman hias yang tahan panas dan cocok saat musim kemarau karena relatif mudah dalam perawatannya. (Sumber: Magnific/rawpixel.com)

POSKOTA.CO.ID - Bagi masyarakat yang baru mulai mengoleksi tanaman hias, memilih jenis yang relatif mudah dirawat dapat menjadi langkah awal saat ingin menanamnya di musim kemarau.

Ada sejumlah jenis tanaman hias yang secara alami memiliki kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan dengan suhu tinggi dan ketersediaan air yang relatif terbatas.

Karakter tersebut membuat tanaman tertentu lebih mudah dipelihara selama musim kemarau dibandingkan jenis tanaman yang membutuhkan kelembapan tinggi.

Karena itu, pemilihan tanaman hias yang sesuai dengan kondisi lingkungan menjadi hal yang tidak kalah penting dibandingkan sekadar mempertimbangkan penampilannya.

Terlebih ketika musim kemarau tiba dan kondisi cuaca menjadi lebih panas serta kering.

Lantas, apa saja tanaman hias yang dikenal tahan terhadap panas dan dapat menjadi pilihan untuk ditanam selama musim kemarau?

Simak selengkapnya informasi mengenai tanaman hias yang bisa dipertimbangkan, lengkap dengan karakteristik dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perawatannya.

Baca Juga: Polri Ungkap 89 Kasus Karhutla di 9 Polda, 72 Orang Tersangka Bakar Lahan untuk Buka Perkebunan

Rekomendasi Tanaman Hias Saat Musim Kemarau

Seperti dikutip dari kanaln YouTube Kementerian Pertanian Indonesia, berikut empat jenis tanaman hias yang tahan panas dan cocok saat musim kemarau karena relatif mudah dalam perawatannya.

1. Lidah Mertua

Lidah mertua menjadi salah satu tanaman hias yang dapat dipertimbangkan untuk ditanam saat musim kemarau.

Tanaman ini dikenal memiliki daun memanjang dengan warna hijau dan corak kekuningan pada bagian tertentu.

Salah satu karakteristik yang membuat lidah mertua relatif tahan terhadap kondisi kering adalah tekstur daunnya yang tebal.

Daun tersebut mampu menyimpan cadangan air sehingga tanaman dapat bertahan ketika tidak mendapatkan penyiraman secara rutin.

Kemampuan tersebut membuat lidah mertua cocok bagi pemilik tanaman yang tidak ingin terlalu sering melakukan penyiraman.

Meski demikian, tanaman tetap membutuhkan air dalam jumlah yang sesuai agar pertumbuhannya tetap terjaga.

Lidah mertua juga dikenal memiliki toleransi terhadap berbagai kondisi pencahayaan.

Tanaman ini dapat ditempatkan di dalam maupun luar ruangan dengan menyesuaikan intensitas cahaya yang diterimanya.

Untuk penempatan di luar ruangan, pemilik tetap perlu memperhatikan kondisi tanaman agar tidak langsung terpapar panas ekstrem dalam waktu yang terlalu lama.

Penyesuaian lokasi dan perawatan dapat membantu tanaman tumbuh lebih baik selama musim kemarau.

2. Kaktus

Kaktus menjadi pilihan berikutnya bagi pecinta tanaman hias yang menginginkan tanaman dengan perawatan relatif sederhana.

Tanaman ini identik dengan lingkungan kering dan memiliki kemampuan bertahan hidup dengan ketersediaan air yang terbatas.

Kaktus mempunyai kemampuan menyimpan air pada bagian tubuhnya. Cadangan tersebut kemudian dapat dimanfaatkan tanaman ketika kondisi lingkungan mengalami kekeringan.

Karakteristik tersebut membuat kaktus tidak membutuhkan penyiraman sesering tanaman yang menyukai lingkungan lembap.

Justru, penyiraman yang terlalu sering dapat meningkatkan risiko masalah pada akar dan bagian tanaman lainnya.

Selain mudah dirawat, kaktus kini tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran.

Beberapa jenis bahkan memiliki bunga dengan warna yang menarik sehingga dapat menjadi elemen dekoratif di rumah.

Kaktus dapat ditempatkan di halaman, teras, maupun area dalam ruangan yang memiliki pencahayaan memadai.

Pemilihan lokasi tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan jenis kaktus yang ditanam.

Dengan bentuk yang unik dan perawatan yang relatif mudah, kaktus dapat menjadi salah satu pilihan tanaman hias untuk menghadapi musim kemarau.

Baca Juga: BNI Luncurkan wondrZ, Tabungan Anak dan Remaja untuk Belajar Kelola Keuangan sejak Dini

3. Cocor Bebek

Cocor bebek atau dikenal juga dengan nama kalanchoe merupakan tanaman hias lain yang dapat dipertimbangkan ketika musim kemarau tiba.

Tanaman ini memiliki kemampuan beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang relatif kering dan suhu udara yang tinggi.

Karakter tersebut membuat cocor bebek cukup menarik untuk ditanam di wilayah yang mengalami musim panas.

Selain kemampuan adaptasinya, cocor bebek juga memiliki daya tarik dari sisi penampilan.

Tanaman itu juga dapat menghasilkan bunga dengan warna yang beragam sehingga cocok digunakan sebagai tanaman penghias rumah.

Perawatannya juga relatif mudah. Namun, seperti tanaman tahan kering lainnya, penyiraman tetap perlu dilakukan secara terukur.

Tanaman tidak berarti dapat dibiarkan tanpa air sama sekali hanya karena memiliki kemampuan menyimpan air.

Pemilik tanaman dapat memperhatikan kondisi media tanam sebelum melakukan penyiraman.

Cara tersebut membantu menghindari kondisi terlalu basah yang dapat mengganggu kesehatan akar.

Dengan bentuk dan warna bunga yang menarik, cocor bebek dapat menjadi pilihan untuk mempercantik halaman maupun area sekitar rumah selama musim kemarau.

4. Pakis Haji

Pakis haji juga dapat menjadi pilihan tanaman hias bagi masyarakat yang ingin menambah koleksi tanaman selama musim kemarau.

Tanaman ini dapat ditempatkan pada area yang tidak mendapatkan paparan cahaya matahari secara langsung.

Karena itu, pakis haji dapat dipertimbangkan untuk ditempatkan di area dalam ruangan atau lokasi yang memiliki pencahayaan tidak terlalu terik.

Selain itu, pakis haji dikenal cukup mampu menghadapi kondisi suhu panas dan kelembapan udara yang rendah.

Karakter tersebut membuatnya relatif mudah dipelihara ketika memasuki musim kemarau.

Meski demikian, kebutuhan dasar tanaman tetap perlu diperhatikan. Penyiraman, kondisi media tanam, sirkulasi udara, serta pencahayaan harus disesuaikan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Penempatan tanaman di lokasi yang sesuai juga penting untuk mencegah tanaman mengalami stres akibat perubahan lingkungan yang terlalu ekstrem.


Berita Terkait


News Update