4 Korporasi Sawit Diselidiki Terkait Karhutla Kalimantan, Cek Daftar Perusahaan Besar di Borneo

Senin 24 Agu 2026, 20:03 WIB
Empat korporasi di Kalimantan Barat tengah diselidiki terkait kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Sumber: Wikimedia Commons)
Empat korporasi di Kalimantan Barat tengah diselidiki terkait kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Sumber: Wikimedia Commons)

Penetapan tersangka tersebut menjadi bagian dari upaya penegakan hukum terhadap praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.

Meski demikian, identitas empat perusahaan yang disebut sedang diselidiki tersebut belum diungkap secara terbuka dalam keterangan yang tersedia.

Baca Juga: Ramai Ajakan Tarik Uang dari Bank Mandiri, Ada Apa? Imbas Blokir Rekening Aktivis Demo

Daftar Perusahaan Sawit di Kalimantan

Berikut adalah beberapa perusahaan yang memiliki kegiatan perkebunan sawit di wilayah Borneo:

1. PT SMART Tbk

PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri kelapa sawit dan menjadi bagian dari Grup Sinar Mas.

Perusahaan ini memiliki kegiatan usaha yang mencakup perkebunan kelapa sawit hingga pengolahan produk turunannya.

Area perkebunan yang dikelola grup tersebut juga tersebar di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan.

Dalam data yang dicantumkan pada naskah ini, area perkebunan SMART di Kalimantan diperkirakan mencapai sekitar 137.000 hingga 138.000 hektare.

Kegiatan perkebunan tersebut menjadi bagian dari rantai bisnis kelapa sawit yang mencakup produksi tandan buah segar hingga pengolahan minyak sawit dan produk turunannya.

2. PT Astra Agro Lestari Tbk

Nama lain yang cukup besar dalam industri kelapa sawit adalah PT Astra Agro Lestari Tbk.

Perusahaan ini mengelola perkebunan kelapa sawit dan fasilitas pengolahan di sejumlah wilayah Indonesia.

Total area perkebunan yang dikelola Astra Agro Lestari mencapai sekitar 284.000 hingga 285.000 hektare, dengan wilayah operasional yang tersebar di Sumatra, Sulawesi, dan Kalimantan.


Berita Terkait


News Update