PAMULANG, POSKOTA.CO.ID - Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mengambil alih pengelolaan TK Islam Pembangunan (TKIP) dan SD Islam Pembangunan (SDIP) Pamulang.
Langkah tersebut disebut sebagai upaya mengamankan aset negara sekaligus memberikan kepastian terhadap keberlangsungan pendidikan para siswa.
Kepala Pusat Informasi dan Humas UIN Jakarta, Zaenal Muttaqin mengatakan kawasan pendidikan tersebut berdiri di atas lahan sekitar 8.000 meter persegi dengan luas bangunan kurang lebih 3.000 meter persegi.
“Ini adalah aset negara dengan nilai yang sangat besar. Karena itu, UIN Jakarta memiliki tanggung jawab untuk memastikan aset tersebut aman, tidak dialihkan, diagunkan, atau dimanfaatkan tanpa kewenangan yang sah,” ujar Zaenal dalam keterangannya, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Dengan estimasi harga tanah di kawasan tersebut mencapai sekitar Rp20 juta per meter persegi, kata Zaenal, nilai tanah secara indikatif berada di kisaran Rp160 miliar.
Nilai tersebut belum memperhitungkan bangunan beserta berbagai fasilitas pendidikan yang berada di atas lahan.
Menurut Zaenal, salah satu persoalan yang menjadi perhatian UIN Jakarta adalah adanya informasi mengenai dugaan penggunaan aset tersebut sebagai jaminan kepada perbankan oleh pengurus yayasan sebelumnya tanpa persetujuan UIN Jakarta.
“Kalau aset negara dijadikan agunan tanpa persetujuan pihak yang memiliki kewenangan atas aset tersebut, tentu ini harus menjadi perhatian serius. Kami berkewajiban menyelamatkan aset tersebut,” kata Zaenal.
Selain persoalan aset, kata Zaenal, UIN Jakarta juga tengah menelusuri informasi mengenai dugaan penyalahgunaan dana bernilai miliaran rupiah dalam pengelolaan lembaga pendidikan tersebut.
