"Jadi perekrutan orang yang memiliki kemampuan mencetak uang dilakukan melalui jaringan," ucap Victor.
Selain empat orang, kata Victor, penyidik juga mengamankan berbagai peralatan yang diduga digunakan untuk memproduksi uang palsu, antara lain mesin offset, printer, alat pressing, tinta, serta perangkat komunikasi.
Sementara itu, seluruh uang yang ditemukan disebut belum sempat beredar di masyarakat.
"Kami masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perkara tersebut dan penyidik masih menunggu perkembangan hasil penyelidikan untuk mengetahui keterkaitan tersebut," ucap Victor.
