Namun, memasuki Oktober dan November, curah hujan diprakirakan mulai kembali masuk secara bertahap.
3. Bali, NTB, dan NTT
Wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) diprakirakan memiliki durasi musim kemarau sekitar 19-29 dasarian, atau 190-290 hari.
Wilayah kepulauan di bagian selatan Indonesia ini dikenal memiliki periode musim kemarau yang relatif panjang dibandingkan sejumlah wilayah lainnya.
4. Kalimantan
Di Kalimantan, musim kemarau diprakirakan berlangsung selama 4-18 dasarian, atau sekitar 40-180 hari.
Durasi kemarau di wilayah Kalimantan juga berbeda antarwilayah. Karena itu, kondisi cuaca lokal tetap perlu diperhatikan ketika menentukan masa peralihan menuju musim hujan.
5. Sulawesi
Pulau Sulawesi diprakirakan mengalami musim kemarau selama 5-28 dasarian, atau sekitar 50-280 hari.
Perbedaan durasi tersebut dipengaruhi karakteristik geografis dan iklim masing-masing wilayah.
Masyarakat perlu mengikuti pembaruan informasi BMKG untuk mengetahui perkembangan musim di daerah masing-masing.
6. Maluku Utara, Maluku, dan Papua
Sementara itu, wilayah Maluku Utara, Maluku, dan Pulau Papua diprakirakan mengalami musim kemarau selama 3-23 dasarian, atau sekitar 30-230 hari.
Perbedaan durasi tersebut kembali menunjukkan bahwa pola musim di Indonesia sangat beragam.
Waktu berakhirnya kemarau di satu daerah tidak selalu sama dengan wilayah lainnya.
