POSKOTA.CO.ID - Tak sedikit orang yang bertanya, kenapa banyak nyamuk saat musim kemarau? Ternyata ada beberapa hal yang menyebabkan hal tersebut.
Memasuki musim kemarau, sebagian orang mungkin menyadari bahwa jumlah nyamuk di sekitar rumah justru semakin bertambah banyak.
Padahal, banyak orang mengira saat musim kemarau jumlah nyamuk harusnya berkurang. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Pada malam hari, banyak nyamuk yang "menyerang" orang-orang di rumah.
Lantas, apa sebenarnya yang menyebabkan nyamuk bertambah banyak ketika kemarau?
Baca Juga: Kenapa Power Bank Tidak Boleh Masuk Bagasi Pesawat? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Mengapa Banyak Nyamuk saat Musim Kemarau?
Fenomena jumlah nyamuk yang meningkat saat musim kemarau ternyata berkaitan dengan kondisi lingkungan dan kenaikan suhu.
Mengutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, musim panas merupakan waktu yang ideal bagi nyamuk untuk berkembang biak.
Itu karena, saat musim kemarau meskipun curah hujan rendah, namun masih tetap ada genangan air di sekitar rumah. Lebih parahnya, air yang tergenang ketika musim hujan cenderung lebih tenang dan tidak banyak berguncang.
Baca Juga: Salomon XT 6, Rekomendasi Sneaker Bergaya Trail untuk Jalan di Perkotaan
Hal tersebut membuat nyamuk Aedes Aegypti lebih mudah berkembang biak karena lebih nyaman saat meletakkan telur-telurnya dan minim gangguan.
Bahkan, telur nyamuk Aedes Aegypti disebut mampu bertahan dalam kondisi kering dalam waktu berbulan-bulan. Sementara, proses telur untuk bisa menetas menjadi nyamuk dewasa hanya butuh waktu sekitar 7-10 hari.
